Banyumas (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kaliori, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berjalan optimal dan siap menjadi penggerak ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Saat meninjau langsung progres pembangunan KDMP Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, Sabtu, Zulhas mengaku terkejut karena pembangunan koperasi tersebut hampir sepenuhnya rampung dan melampaui perkiraannya.

“Saya kira masih harus cari tanah atau gali fondasi, ternyata sudah berdiri. Ini luar biasa,” katanya.

Ia mengatakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dalam lima hari kerja, dia diwajibkan turun ke lapangan sedikitnya tiga hari untuk memastikan program strategis nasional berjalan dengan baik.

Menurut dia, tugas pemerintah saat ini bersifat klinis, yakni memastikan seluruh proses berjalan lancar serta didukung investasi.

Ia memperkirakan pada Februari hingga Maret mendatang sekitar 30 ribu KDMP telah rampung dari target puluhan ribu unit yang akan dibangun di seluruh Indonesia, dan KDMP Kaliori menjadi contoh nyata percepatan pembangunan koperasi desa.

“Ini bukan persen-persen, sudah 99,9 persen jadi. Dan yang saya lihat, kualitasnya bagus-bagus,” katanya.

Lebih lanjut, Menko Pangan mengatakan KDMP dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang terintegrasi, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga produk olahan dan distribusi, sehingga ekonomi desa dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Ini akan melahirkan gerakan ekonomi rakyat. Ekonomi Pancasila itu basisnya desa,” katanya.

Ia juga mengingatkan apabila produksi dan distribusi dalam negeri tidak berjalan baik, ketergantungan pada impor berpotensi kembali meningkat dan merugikan petani serta pelaku usaha rakyat.

“Kalau impor, bisa mematikan. Maka semuanya harus dipastikan berjalan, dari sawah, peternakan, nelayan, sampai distribusi,” katanya.

Ditemui usai peninjauan, dia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wakil Panglima TNI dan seluruh jajaran yang terlibat dalam percepatan pembangunan KDMP, termasuk unsur TNI di lapangan.

“Kepada Wakil Panglima TNI dan seluruh pasukan yang bekerja, luar biasa apresiasinya. Atas perintah Presiden untuk mengecek langsung ke lapangan, ternyata yang dibangun sudah hampir jadi,” kata Zulhas menegaskan.

Sementara itu Komandan Komando Distrik Militer 0701/Banyumas Letnan Kolonel Infanteri Edward Deru Saka Samosir mengatakan pembangunan KDMP di Kabupaten Banyumas secara umum telah menunjukkan progres signifikan.

“Untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (di Banyumas) saat ini sudah berprogres sekitar 140 titik. Yang paling cepat progresnya adalah di Desa Kaliori ini, sudah hampir mencapai 90 persen dan insya Allah akhir bulan ini bisa 100 persen,” katanya.

Ia mengatakan percepatan pembangunan tersebut didukung hasil verifikasi PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) serta sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan, kepolisian, pemerintah desa hingga pengurus koperasi.

“Memang masih ada beberapa titik yang baru mulai karena kendala pencarian lahan, khususnya terkait tanah kas desa yang menjadi ranah pemerintah kabupaten, namun kami terus mendukung dan mensupport proses tersebut,” katanya.

Ia mengatakan KDMP Kaliori dilengkapi lima gerai layanan, termasuk klinik, gudang pupuk, area bongkar muat, serta gudang dan gerai elpiji.

Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, kata dia, operasional KDMP ditargetkan dapat dimulai pada awal Februari.

“Setelah serah terima, pengelolaan akan dilakukan oleh pihak desa,” katanya.

Ia mengharapkan keberadaan KDMP Kaliori dapat menjadi contoh penguatan ekonomi desa berbasis koperasi yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.