Kudus (ANTARA) - Pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, saat ini berlangsung di 78 desa di sejumlah wilayah di Kudus, sedangkan 12 desa di antaranya ditargetkan selesai 100 persen di akhir Januari 2025.
"Dari 78 lokasi pembangunan KDKMP, kami mencatat ada 12 lokasi yang pengerjaannya hampir rampung. Diperkirakan akhir Januari 2026 selesai 100 persen," kata Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie di Kudus, Rabu.
Belasan lokasi yang hampir rampung, yakni di Desa Puyoh, Samirejo, Gondosari, Besito, Getas pejaten, Papringan, Loram wetan, Megawon, Ngembalrejo, Pasuruhan Lor, Kutuk, dan Gulang.
Sementara puluhan desa yang lainnya, kata dia, target selesainya tentu berbeda-beda sesuai dengan waktu dimulainya pembangunan.
Meskipun demikian, kata dia, semuanya ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 90 hari sejak dimulai pembangunan.
Nantinya juga ada peresmian atas selesainya pembangunan gedung KDKMP tersebut secara terpusat. Sedangkan unit usahanya tentu sudah disiapkan, sehingga ketika pembangunan selesai dan sudah ada peresmian bisa langsung beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pembangunan fasilitas fisik Kopdes Merah Putih tersebut, ditangani langsung oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Dengan catatan lahan yang disiapkan desa memenuhi persyaratan langsung dibangun.
Pembangunan gedung KDKMP tersebut, nantinya mencakup sejumlah fasilitas utama, antara lain gerai atau toko, gudang penyimpanan barang, serta ruang pelayanan masyarakat, termasuk pelayanan kebutuhan obat-obatan.
Selain itu, nanti ada gerai seperti toko, gudang, dan ruang layanan sebagai upaya mendukung kegiatan ekonomi dan pelayanan di tingkat desa.
Seluruh pembiayaan pembangunan gedung koperasi tersebut bersumber dari pemerintah pusat, sementara pelaksanaannya mendapat dukungan dari jajaran TNI.
Baca juga: Anggota DPRD Kudus terdakwa kasus judi dihukum kerja sosial