Calon peserta Pilkada Boyolali wadahi aspirasi anak muda
Minggu, 28 Juli 2024 7:30 WIB
Agus Irawan (menggunakan topi) meresmikan Rumah Juang Agus Irawan di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (27/7/2024). ANTARA/Aris Wasita
Boyolali (ANTARA) - Calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boyolali 2024 Agus Irawan mewadahi aspirasi anak-anak muda melalui keberadaan Rumah Juang Agus Irawan.
"Ini luar biasa positif, semoga rumah juang bisa menjadi tempat aspirasi anak-anak muda yang punya ide dan gagasan untuk Boyolali," katanya di sela peresmian Rumah Juang Agus Irawan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu malam.
Ia berharap aspirasi tersebut bisa membawa perubahan bagi Boyolali ke arah yang lebih baik.
"Intinya ini menjadi tempat kami untuk bersama, untuk anak-anak muda yang punya aspirasi bagi perubahan yang baik di Boyolali," katanya.
Sementara itu, di depan relawan Agus mengatakan Boyolali tidak hanya milik satu warna dan milik kelompok tertentu. Oleh karena itu, ia mengajak para relawan untuk membawa perubahan pada Boyolali.
"Mau nggak mau mengubah Boyolali. Saya minta bapak ibu terus bekerja, bagaimana mengubah Boyolali. Ya kalau kami menang baru bisa mengubah itu. Mau nggak mau harus menang," katanya.
Ketua Umum relawan Cinta Kami Untuk Boyolali Muhammad Fajar Sidik mengatakan rumah juang tersebut untuk anak-anak muda agar bisa lebih berkembang, termasuk juga UMKM.
"Mereka bisa mampir ke sini untuk diskusi soal politik untuk perkembangan Boyolali," katanya.
Ia mengatakan nantinya keberadaan rumah tersebut akan terus ada untuk diskusi warga.
"Jadi biar demokrasinya hidup," katanya.
"Ini luar biasa positif, semoga rumah juang bisa menjadi tempat aspirasi anak-anak muda yang punya ide dan gagasan untuk Boyolali," katanya di sela peresmian Rumah Juang Agus Irawan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu malam.
Ia berharap aspirasi tersebut bisa membawa perubahan bagi Boyolali ke arah yang lebih baik.
"Intinya ini menjadi tempat kami untuk bersama, untuk anak-anak muda yang punya aspirasi bagi perubahan yang baik di Boyolali," katanya.
Sementara itu, di depan relawan Agus mengatakan Boyolali tidak hanya milik satu warna dan milik kelompok tertentu. Oleh karena itu, ia mengajak para relawan untuk membawa perubahan pada Boyolali.
"Mau nggak mau mengubah Boyolali. Saya minta bapak ibu terus bekerja, bagaimana mengubah Boyolali. Ya kalau kami menang baru bisa mengubah itu. Mau nggak mau harus menang," katanya.
Ketua Umum relawan Cinta Kami Untuk Boyolali Muhammad Fajar Sidik mengatakan rumah juang tersebut untuk anak-anak muda agar bisa lebih berkembang, termasuk juga UMKM.
"Mereka bisa mampir ke sini untuk diskusi soal politik untuk perkembangan Boyolali," katanya.
Ia mengatakan nantinya keberadaan rumah tersebut akan terus ada untuk diskusi warga.
"Jadi biar demokrasinya hidup," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pupuk Indonesia catat serapan pupuk subsidi di Boyolali tertinggi di Jawa Tengah
30 January 2026 18:49 WIB
Pemkab Boyolali tingkatkan layanan kesehatan dengan alat general monitor diagnostic
22 January 2026 19:08 WIB
Deklarasi Boyolali digaungkan bersama pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026
15 January 2026 16:11 WIB
Lima finalis Festival Film Desa HDN 2026 ditonton bareng lewat layar tancap
15 January 2026 14:29 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Kemenkum Jateng verifikasi permohonan warga Indonesia dari WNA asal Yaman
09 February 2026 16:28 WIB