Hujan lebat akibatkan jalan ambles sedalam 12 meter di Semarang
Kamis, 14 Maret 2024 14:48 WIB
Jalan di atas sebuah gorong-gorong di Perumahan Permata Puri, Ngaliyan, Kota Semarang, ambles akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Rabu (13/3) hingga Kamis. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Sebuah jalan di atas gorong-gorong sedalam 12 meter ambles di Perumahan Permata Puri, Ngaliyan, Kota Semarang, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Ibu Kota Jawa Tengah itu sejak Rabu (13/3).
Salah seorang warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi kejadian, Ahmad Subaidi (54), di Semarang, Kamis mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut dia, tanda-tanda terjadinya tanah ambles tersebut sudah terlihat sejak Rabu malam.
"Tadi malam saat hujan deras, ada suara tanah ambles, ternyata sudah turun beberapa cm," katanya.
Tidak berselang lama, kata dia, jalan di samping rumahnya itu amblas lebih dalam.
Bahkan, lanjut dia, sebuah tiang listrik ikut terjatuh ke dalam jalan yang ambles tersebut.
Ia menyebut setidaknya terdapat dua rumah yang ikut rusak akibat tanah ambles tersebut.
Ahmad mengatakan di bawah ruas jalan yang ambles tersebut memang terdapat gorong-gorong yang merupakan aliran sungai.
Ia berharap ruas jalan yang ambles tersebut segera diperbaiki dengan pengerjaan yang sesuai.
Untuk sementara waktu, Ahmad dan keluarganya harus mengungsi ke rumah kerabat akibat kerusakan yang berdampak ke tempat tinggalnya itu.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi melanda Kota Semarang dan sekitarnya sejak Rabu (13/3) siang hingga Kamis.
Sejumlah daerah di Kota Semarang tergenang air serta pohon tumbang di berbagai titik akibat hujan yang disertai angin kencang.
Baca juga: Jalan penghubung tiga desa di Purbalingga terputus
Salah seorang warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi kejadian, Ahmad Subaidi (54), di Semarang, Kamis mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut dia, tanda-tanda terjadinya tanah ambles tersebut sudah terlihat sejak Rabu malam.
"Tadi malam saat hujan deras, ada suara tanah ambles, ternyata sudah turun beberapa cm," katanya.
Tidak berselang lama, kata dia, jalan di samping rumahnya itu amblas lebih dalam.
Bahkan, lanjut dia, sebuah tiang listrik ikut terjatuh ke dalam jalan yang ambles tersebut.
Ia menyebut setidaknya terdapat dua rumah yang ikut rusak akibat tanah ambles tersebut.
Ahmad mengatakan di bawah ruas jalan yang ambles tersebut memang terdapat gorong-gorong yang merupakan aliran sungai.
Ia berharap ruas jalan yang ambles tersebut segera diperbaiki dengan pengerjaan yang sesuai.
Untuk sementara waktu, Ahmad dan keluarganya harus mengungsi ke rumah kerabat akibat kerusakan yang berdampak ke tempat tinggalnya itu.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi melanda Kota Semarang dan sekitarnya sejak Rabu (13/3) siang hingga Kamis.
Sejumlah daerah di Kota Semarang tergenang air serta pohon tumbang di berbagai titik akibat hujan yang disertai angin kencang.
Baca juga: Jalan penghubung tiga desa di Purbalingga terputus
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hujan deras, jalan di Desa Panusupan Purbalingga ambles sepanjang 100 meter
16 October 2025 9:23 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Potensi kerugian akibat banjir di sejumlah desa Kudus ditaksir Rp533 miliar
19 January 2026 19:19 WIB
Perjalanan 23 KA Daop 4 Semarang masih dibatalkan dampak banjir di Pekalongan
19 January 2026 9:00 WIB