Mahasiswa UNS raih penghargaan internasional
Kamis, 25 Januari 2024 11:40 WIB
Werna Ramadhan. peraih penghargaan internasional Excellence Award di Global Entrepreneurial Dream Chasers Competition 2023 Xi’an Jiaotong-Liverpool University, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Humas UNS
Solo (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bernama Werna Ramadhan meraih penghargaan internasional Excellence Award di Global Entrepreneurial Dream Chasers Competition 2023, Xi’an Jiaotong-Liverpool University.
"Dream Chasers merupakan kompetisi yang bertujuan untuk mengembangkan ide-ide inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa," katanya di Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Pada kompetisi tersebut, ia memperkenalkan proyek yang diberi nama ZipTech, yakni drone revolusioner tanpa kabel yang dirancang untuk pemantauan dan distribusi pertanian yang efisien.
Yang menarik, pada proyek yang ia ambil difokuskan pada segmen di Filipina untuk mengatasi tantangan dalam pertanian tradisional. ZipTech ini bertujuan untuk mengurangi praktik padat karya dan menarik minat generasi muda untuk bertani.
"Masalah yang dapat diatasi oleh ZipTech adalah ketidakefisienan drone tradisional yang ada di Filipina, karena masalah biaya, keamanan, pemborosan bahan kimia, penerbangan yang terbatas, kerumitan, dan ketergantungan pada angin," katanya.
Ia mengatakan kondisi tersebut menghambat otomatisasi pertanian di negara tersebut.
"Target pasarnya adalah para petani Filipina yang mencari solusi modern, hemat biaya, dan mudah digunakan untuk meningkatkan produktivitas," katanya.
Sementara itu, pada kompetisi tersebut mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Kimia ini berhasil memperoleh penghargaan Excellence Award.
Menurut dia, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru terkait pengembangan teknologi dan kemampuan untuk saling memahami kondisi antarnegara yang berbeda.
"Partisipasi dalam perlombaan ini menjadi pendorong tambahan bagi saya untuk terus mencari peluang pengembangan diri di tingkat internasional," katanya.
Ia berharap capaian tersebut mampu menjadi motivasi bagi dirinya, termasuk mahasiswa lain di Fakultas Teknik.
"Dream Chasers merupakan kompetisi yang bertujuan untuk mengembangkan ide-ide inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa," katanya di Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Pada kompetisi tersebut, ia memperkenalkan proyek yang diberi nama ZipTech, yakni drone revolusioner tanpa kabel yang dirancang untuk pemantauan dan distribusi pertanian yang efisien.
Yang menarik, pada proyek yang ia ambil difokuskan pada segmen di Filipina untuk mengatasi tantangan dalam pertanian tradisional. ZipTech ini bertujuan untuk mengurangi praktik padat karya dan menarik minat generasi muda untuk bertani.
"Masalah yang dapat diatasi oleh ZipTech adalah ketidakefisienan drone tradisional yang ada di Filipina, karena masalah biaya, keamanan, pemborosan bahan kimia, penerbangan yang terbatas, kerumitan, dan ketergantungan pada angin," katanya.
Ia mengatakan kondisi tersebut menghambat otomatisasi pertanian di negara tersebut.
"Target pasarnya adalah para petani Filipina yang mencari solusi modern, hemat biaya, dan mudah digunakan untuk meningkatkan produktivitas," katanya.
Sementara itu, pada kompetisi tersebut mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Kimia ini berhasil memperoleh penghargaan Excellence Award.
Menurut dia, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru terkait pengembangan teknologi dan kemampuan untuk saling memahami kondisi antarnegara yang berbeda.
"Partisipasi dalam perlombaan ini menjadi pendorong tambahan bagi saya untuk terus mencari peluang pengembangan diri di tingkat internasional," katanya.
Ia berharap capaian tersebut mampu menjadi motivasi bagi dirinya, termasuk mahasiswa lain di Fakultas Teknik.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamensos: Penanganan bencana alam di Sumatra belum butuh bantuan internasional
19 December 2025 5:03 WIB
Penambahan delapan Profesor baru UIN Walisongo perkuat visi internasional kampus
16 December 2025 17:36 WIB
ISETH 2025 UMS angkat isu interdisipliner untuk masa depan penelitian global
10 December 2025 15:27 WIB
Kemensos ajak masyarakat bangun inklusi dalam memperingati Hari Disabilitas 2025
03 December 2025 15:50 WIB
Hari Disabilitas Internasional 2025, Pakar UMS: inklusivitas adalah identitas moral
03 December 2025 15:42 WIB
Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Magelang, siswa SLB unjuk kreativitas
03 December 2025 13:44 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB