KPU Jateng sebut warga antusias urus pindah memilih
Selasa, 16 Januari 2024 20:50 WIB
Komisioner KPU Jawa Tengah Paulus Widiyantoro (ANTARA/I.C. Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah mencatat antusias warga berbagai daerah di provinsi setempat mengurus pindah memilih menjelang pemungutan suara Pemilu 14 Februari 2024 cukup tinggi.
"Jumlah pastinya masih dalam penghitungan di KPU masing-masing daerah. Antusiasnya tinggi, terutama wilayah kampus," kata anggota KPU Jawa Tengah Paulus Widiyantoro di Semarang, Selasa.
Ia menjelaskan proses pindah memilih yang diajukan oleh mahasiswa relatif tinggi karena masa perkuliahan yang sudah dimulai lebih awal dari jadwal pemungutan suara.
Padahal, KPU sempat menawarkan pendirian TPS khusus untuk mengakomodasi para mahasiswa tanpa harus mengurus pindah memilih.
"Dulu rencananya perkuliahan baru akan dimulai pertengahan Februari, namun ternyata banyak kampus negeri yang sudah mulai perkuliahannya lebih awal," katanya.
Selain itu, menurut dia, pindah memilih juga banyak diajukan para santri pondok pesantren.
Ia mengatakan banyak pesantren yang akhirnya tidak jadi meliburkan kegiatan belajar mengajarnya saat pelaksanaan pemungutan suara.
KPU Jawa Tengah hanya menyediakan 102 TPS khusus yang sebagian besar berada di lapas dan rutan.
"Dulu waktu ditawarkan hanya 102 lokasi yang menyanggupi, lainnya tidak berkenan. Kami tidak memaksa," katanya.
"Jumlah pastinya masih dalam penghitungan di KPU masing-masing daerah. Antusiasnya tinggi, terutama wilayah kampus," kata anggota KPU Jawa Tengah Paulus Widiyantoro di Semarang, Selasa.
Ia menjelaskan proses pindah memilih yang diajukan oleh mahasiswa relatif tinggi karena masa perkuliahan yang sudah dimulai lebih awal dari jadwal pemungutan suara.
Padahal, KPU sempat menawarkan pendirian TPS khusus untuk mengakomodasi para mahasiswa tanpa harus mengurus pindah memilih.
"Dulu rencananya perkuliahan baru akan dimulai pertengahan Februari, namun ternyata banyak kampus negeri yang sudah mulai perkuliahannya lebih awal," katanya.
Selain itu, menurut dia, pindah memilih juga banyak diajukan para santri pondok pesantren.
Ia mengatakan banyak pesantren yang akhirnya tidak jadi meliburkan kegiatan belajar mengajarnya saat pelaksanaan pemungutan suara.
KPU Jawa Tengah hanya menyediakan 102 TPS khusus yang sebagian besar berada di lapas dan rutan.
"Dulu waktu ditawarkan hanya 102 lokasi yang menyanggupi, lainnya tidak berkenan. Kami tidak memaksa," katanya.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Batang susun standar layanan publik wujudkan pemilu berintegritas dan terpercaya
13 November 2025 11:56 WIB
KPU Batang sosialisasikan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kerja
15 September 2025 15:56 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB