Dinkes Temanggung imbau warga waspadai beberapa penyakit
Jumat, 12 Januari 2024 8:40 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Temanggung Sarjana. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengimbau agar seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran beberapa penyakit yang umumnya meningkat saat musim hujan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Temanggung, Sarjana, di Temanggung, Kamis, mengatakan perubahan musim seringkali menjadi pemicu meluasnya kasus flu, diare, dan demam berdarah di kalangan masyarakat.
"Guna mencegah hal tersebut, masyarakat dapat menjaga daya tahan tubuh, menjaga kebersihan diri, sering mencuci tangan, dan menggunakan masker, terutama dalam situasi di mana interaksi sosial tinggi. Di sisi lain juga harus mengkonsumsi makanan bergizi dan berserat tinggi, serta beristirahat yang cukup," katanya.
Kemudian, menurutnya, anak-anak, lansia dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu lebih rentan atau mudah terserang penyakit flu.
Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit flu, khususnya pada periode pergantian musim.
"Apalagi kaitan dengan demam berdarah, tentunya lingkungan juga harus bersih. Tidak ada sampah, karena salah satu penular dari diare itu biasanya adalah lalat. Dengan adanya sampah di sekitar kita kemungkinan makanan dihinggapi lalat yang bisa menyebabkan diare pada masyarakat. Jadi kebersihan lingkungan dan kebersihan diri itu penting," katanya.
Ia mengatakan jika warga merasa sakit segera ke rumah sakit untuk mencari pertolongan kepada petugas kesehatan.
Baca juga: Bupati Purbalingga ingatkan pentingnya Germas untuk cegah PTM
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Temanggung, Sarjana, di Temanggung, Kamis, mengatakan perubahan musim seringkali menjadi pemicu meluasnya kasus flu, diare, dan demam berdarah di kalangan masyarakat.
"Guna mencegah hal tersebut, masyarakat dapat menjaga daya tahan tubuh, menjaga kebersihan diri, sering mencuci tangan, dan menggunakan masker, terutama dalam situasi di mana interaksi sosial tinggi. Di sisi lain juga harus mengkonsumsi makanan bergizi dan berserat tinggi, serta beristirahat yang cukup," katanya.
Kemudian, menurutnya, anak-anak, lansia dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu lebih rentan atau mudah terserang penyakit flu.
Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit flu, khususnya pada periode pergantian musim.
"Apalagi kaitan dengan demam berdarah, tentunya lingkungan juga harus bersih. Tidak ada sampah, karena salah satu penular dari diare itu biasanya adalah lalat. Dengan adanya sampah di sekitar kita kemungkinan makanan dihinggapi lalat yang bisa menyebabkan diare pada masyarakat. Jadi kebersihan lingkungan dan kebersihan diri itu penting," katanya.
Ia mengatakan jika warga merasa sakit segera ke rumah sakit untuk mencari pertolongan kepada petugas kesehatan.
Baca juga: Bupati Purbalingga ingatkan pentingnya Germas untuk cegah PTM
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Walisongo Semarang hadir di Edufair MAN Temanggung, sosialisasikan keunggulan dan jalur masuk
13 February 2026 8:35 WIB
Bupati: Pers lakukan peran mitra pembangunan dan kontrol sosial bagi pemerintah
12 February 2026 16:34 WIB
Bupati Temanggung : Penghargaan Abyakta hasil dedikasi seniman lestarikan kesenian
09 February 2026 23:15 WIB
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB