Tempat wisata ditarget naik kelas pada 2024
Jumat, 5 Januari 2024 6:00 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Henra Sumeryana. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, berupaya menaikkan kelas tempat wisata di daerah tersebut dari tingkat lokal menjadi regional pada 2024.
"Pada tahun 2024 kami akan lebih mendorong wisata yang sudah ada ini menjadi embrio ke regional, bukan lokal lagi," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana di Temanggung, Kamis.
Ia menyampaikan program pemerintah pusat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) salah satunya adalah membangun pariwisata.
"Untuk membangun Temanggung bagaimana kami upayakan Temanggung menjadi bagian dari Borobudur-Dieng, bagaimana para turis ke Dieng kami hubungkan dengan Posong, Sigandul View, kemudian ada Liyangan dan sebagainya," katanya.
Selain itu, katanya di 2024 pihaknya akan mengoptimalkan kawasan Jumprit yang sudah dibangun oleh pemerintah pusat untuk perlengkapan objek wisata.
"Bagaimana Jumprit kami harapkan, modalnya sudah cukup besar, aksesibilitasnya sudah hebat," katanya.
Sebenarnya Jumprit sudah terkenal dari dulu dengan pengambilan air suci Waisak di Borobudur.
"Mimpi saya bagaimana konektivitas Borobudur-Dieng di Temanggung menjadi paket lengkap, pagi di pasar Papringan, makan siang bisa di Sigandul, menginap di Posong. Baru paginya ke Jumprit-Dieng aksesnya sudah gampang," katanya.
"Pada tahun 2024 kami akan lebih mendorong wisata yang sudah ada ini menjadi embrio ke regional, bukan lokal lagi," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana di Temanggung, Kamis.
Ia menyampaikan program pemerintah pusat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) salah satunya adalah membangun pariwisata.
"Untuk membangun Temanggung bagaimana kami upayakan Temanggung menjadi bagian dari Borobudur-Dieng, bagaimana para turis ke Dieng kami hubungkan dengan Posong, Sigandul View, kemudian ada Liyangan dan sebagainya," katanya.
Selain itu, katanya di 2024 pihaknya akan mengoptimalkan kawasan Jumprit yang sudah dibangun oleh pemerintah pusat untuk perlengkapan objek wisata.
"Bagaimana Jumprit kami harapkan, modalnya sudah cukup besar, aksesibilitasnya sudah hebat," katanya.
Sebenarnya Jumprit sudah terkenal dari dulu dengan pengambilan air suci Waisak di Borobudur.
"Mimpi saya bagaimana konektivitas Borobudur-Dieng di Temanggung menjadi paket lengkap, pagi di pasar Papringan, makan siang bisa di Sigandul, menginap di Posong. Baru paginya ke Jumprit-Dieng aksesnya sudah gampang," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diduga digunakan untuk pesta waria tempat hiburan malam di Pekanbaru disegel
05 February 2026 9:08 WIB
Pemkab Kudus dampingi pedagang sayur malam di Pasar Bitingan peroleh tempat layak
11 December 2025 8:39 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Sumanto ajak masyarakat pahami pesan moral dalam lakon Wayang Kulit Kresna Duta
21 November 2025 17:27 WIB