Peradi: Beda pilihan saat pemilu jangan picu perpecahan organisasi
Jumat, 9 Juni 2023 19:40 WIB
Para anggota DPC Peradi Semarang berfoto bersama saat pembukaan Rapat Anggota Cabang di Semarang, Jumat (ANTARA/HO-DPC Peradi Semarang)
Semarang (ANTARA) - Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Semarang Kairul Anwar mengharapkan perbedaan pilihan menjelang tahun politik Pemilu 2024 tidak menjadi pemicu perpecahan di tubuh organisasi penegak hukum tersebut
"Mendekati tahun politik serba sensitif. Saya tidak mau organisasi pecah gara-gara konspirasi politik," kata Kairul saat Rapat Anggota Cabang Peradi Kota Semarang, Jawa Tengah, di Semarang, Jumat
Peradi, lanjut dia, juga berkomunikasi dengan pengurus organisasi seprofesi ini. Dengan demikian, jika terjadi perselisihan atau perbedaan persepsi bisa diselesaikan secara baik agar situasi tetap kondusif.
Kairul memastikan Peradi bersikap netral menjelang Pemilu 2024. Meski demikian, dia tidak melarang anggota Peradi terafiliasi dengan kelompok tertentu menjelang pemilu.
"Suhu politik tidak sedang baik-baik saja, namun saya yakin Semarang tidak akan kacau," katanya.
Sementara Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu yang hadir pada kesempatan itu mengatakan keberadaan advokat masih sangat dibutuhkan masyarakat.
"Masyarakat kurang paham tentang produk hukum atau aturan, termasuk ASN belum semuanya paham produk hukum," katanya.
Keberadaan Peradi, menurut dia, diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat yang belum paham tentang produk hukum dengan pemerintah dalam memfasilitasi regulasi yang berlaku.
"Mendekati tahun politik serba sensitif. Saya tidak mau organisasi pecah gara-gara konspirasi politik," kata Kairul saat Rapat Anggota Cabang Peradi Kota Semarang, Jawa Tengah, di Semarang, Jumat
Peradi, lanjut dia, juga berkomunikasi dengan pengurus organisasi seprofesi ini. Dengan demikian, jika terjadi perselisihan atau perbedaan persepsi bisa diselesaikan secara baik agar situasi tetap kondusif.
Kairul memastikan Peradi bersikap netral menjelang Pemilu 2024. Meski demikian, dia tidak melarang anggota Peradi terafiliasi dengan kelompok tertentu menjelang pemilu.
"Suhu politik tidak sedang baik-baik saja, namun saya yakin Semarang tidak akan kacau," katanya.
Sementara Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu yang hadir pada kesempatan itu mengatakan keberadaan advokat masih sangat dibutuhkan masyarakat.
"Masyarakat kurang paham tentang produk hukum atau aturan, termasuk ASN belum semuanya paham produk hukum," katanya.
Keberadaan Peradi, menurut dia, diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat yang belum paham tentang produk hukum dengan pemerintah dalam memfasilitasi regulasi yang berlaku.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPC Peradi Kota Semarang silaturahmi dengan PN Semarang, siap saling sinergi
19 December 2025 11:03 WIB
Peradi Purwokerto dampingi dua perempuan korban penganiayaan oknum TNI
17 January 2024 22:34 WIB, 2024
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Uji materi UU Kesehatan, pemohon berharap MK jaga sistem pendidikan nasional
07 February 2026 9:31 WIB
Kemenkum Jateng koordinasi dengan MPD Kabupaten Magelang bahas protokol notaris
05 February 2026 12:01 WIB
Inilah strategi Gubernur Ahmad Luthfi sukseskan program prioritas Presiden
03 February 2026 8:09 WIB
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB