Solo (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) berkomitmen memperkuat sektor pariwisata Solo, Jawa Tengah, pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 asosiasi tersebut pada tahun ini.

Ketua PHRI Surakarta Abdullah Suwarno di Solo, Rabu mengatakan salah satu penguatan yang dilakukan dari sisi CHSE, yakni kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan.

"Selain itu juga pelatihan karyawan. Baik di hotel besar maupun kecil, (karyawan) harus punya sertifikasi profesionalnya. Berlaku hanya tiga tahun, ini lebih penting daripada program hura-hura," kata Abdullah Suwarno.

Senada, perwakilan humas PHRI Surakarta Retno Wulandari mengatakan sejauh ini sudah ada stimulan dari Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka terkait sektor pariwisata, yakni melalui pengembangan objek wisata baru.

"Salah satunya pembangunan masjid (Masjid Raya Sheikh Zayed). Bahkan saat ini saja sudah ada tamu yang inden (kamar) untuk datang," kata Retno.

Selain itu, dikatakannya, ada juga Pracima Tuin dan Solo Safari. Ia berharap dengan dibukanya sejumlah wisata baru tersebut akan meningkatkan lenght of stay atau lama menginap wisatawan di Solo.

"Potensi ini harus diangkat dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. Bisa jadi selling point untuk mendatangkan wisatawan baik domestik maupun asing," katanya.

Ia juga mengajak para pelaku sektor perhotelan untuk menangkap peluang tersebut, termasuk kecepatan merespon kondisi ini.

"Perhotelan harus siap menghadapi perubahan perilaku customer. Akan banyak individual traveller, family," kata Retno.

Salah satu pengurus PHRI Surakarta Adjie mengatakan para pelaku bisnis perhotelan di Solo sudah memiliki modal untuk ikut terlibat pada pengembangan wisata daerah, di antaranya menghadapi tamu VVIP hingga tamu internasional.

Ia mengatakan PHRI juga harus hadir untuk mewarnai kebijakan di Kota Solo.

"Bagaimana suara kami memberikan usulan kepada pemerintah, dapat memberikan warna. Harus terbangun destinasi, termasuk membangun penguatan kepariwisataan di Solo Raya, seperti Tawangmangu, Wonogiri," kata Adjie.

Sementara itu, HUT PHRI ke-54 akan jatuh pada 9 Februari mendatang. Pada puncak acaranya, Sabtu (11/2) PHRI Surakarta akan mengadakan sepeda santai yang diikuti pemilik, general manager, dan karyawan hotel restoran, termasuk lembaga pendidikan pariwisata seluruh anggota PHRI Solo.

Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024