Libur akhir tahun, okupansi hotel di Banyumas meningkat
Rabu, 30 November 2022 20:25 WIB
Ketua BPC PHRI Kabupaten Banyumas Irianto. ANTARA/Sumarwoto
Purwokerto (ANTARA) - Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, optimistis okupansi hotel di wilayah itu akan mengalami peningkatan pada masa liburan akhir tahun 2022.
"Saat ini sudah mulai banyak calon tamu yang mencari informasi terkait keberadaan hotel di Banyumas, bahkan sudah banyak pula yang booking kamar untuk liburan akhir tahun," kata Ketua BPC PHRI Kabupaten Banyumas Irianto di Purwokerto, Banyumas, Rabu.
Menurut dia, sebagian calon tamu hotel yang baru sebatas mencari informasi tersebut masih ragu-ragu untuk memesan kamar karena khawatir tidak ada liburan atau cuti bersama pada akhir tahun 2022 seiring dengan peningkatan kasus COVID-19.
Kendati demikian, ia optimistis okupansi hotel di Banyumas pada akhir tahun 2022 tetap tinggi karena geliat sektor pariwisata mulai membaik.
Bahkan sejak pemerintah memberikan beberapa pelonggaran terkait COVID-19, kata dia, okupansi hotel di Kabupaten Banyumas, khususnya hotel-hotel berbintang yang ada di Purwokerto menunjukkan adanya peningkatan.
"Apalagi saat sekarang, Pemkab Banyumas sering menerima kunjungan kegiatan studi banding dari berbagai kabupaten/kota maupun provinsi lain. Demikian pula dengan kegiatan kepramukaannya juga menjadi ajang studi banding dari daerah lain," katanya.
Ia mengatakan rombongan studi banding dari luar daerah tersebut menginap di hotel-hotel berbintang yang ada di Purwokerto. Selain itu, juga banyak instansi pemerintah maupun swasta serta berbagai organisasi yang menggelar kegiatan di hotel.
Kondisi itu menyebabkan okupansi hotel di Purwokerto saat sekarang mencapai kisaran 60-70 persen atau meningkat dari saat pandemi COVID-19 yang rata-rata di bawah 50 persen.
Namun, Irianto mengakui jika hingga saat ini masih ada beberapa hotel yang belum membuka seluruh kamarnya untuk melayani tamu.
"Saat pandemi kemarin, hotel-hotel menutup sebagian kamarnya sebagai upaya untuk mengurangi biaya operasional," jelasnya.
Oleh karena itu, ia mengharapkan kamar-kamar yang masih ditutup tersebut dapat kembali dibuka untuk melayani tamu seiring dengan membaiknya sektor pariwisata di Banyumas.
"Saat ini sudah mulai banyak calon tamu yang mencari informasi terkait keberadaan hotel di Banyumas, bahkan sudah banyak pula yang booking kamar untuk liburan akhir tahun," kata Ketua BPC PHRI Kabupaten Banyumas Irianto di Purwokerto, Banyumas, Rabu.
Menurut dia, sebagian calon tamu hotel yang baru sebatas mencari informasi tersebut masih ragu-ragu untuk memesan kamar karena khawatir tidak ada liburan atau cuti bersama pada akhir tahun 2022 seiring dengan peningkatan kasus COVID-19.
Kendati demikian, ia optimistis okupansi hotel di Banyumas pada akhir tahun 2022 tetap tinggi karena geliat sektor pariwisata mulai membaik.
Bahkan sejak pemerintah memberikan beberapa pelonggaran terkait COVID-19, kata dia, okupansi hotel di Kabupaten Banyumas, khususnya hotel-hotel berbintang yang ada di Purwokerto menunjukkan adanya peningkatan.
"Apalagi saat sekarang, Pemkab Banyumas sering menerima kunjungan kegiatan studi banding dari berbagai kabupaten/kota maupun provinsi lain. Demikian pula dengan kegiatan kepramukaannya juga menjadi ajang studi banding dari daerah lain," katanya.
Ia mengatakan rombongan studi banding dari luar daerah tersebut menginap di hotel-hotel berbintang yang ada di Purwokerto. Selain itu, juga banyak instansi pemerintah maupun swasta serta berbagai organisasi yang menggelar kegiatan di hotel.
Kondisi itu menyebabkan okupansi hotel di Purwokerto saat sekarang mencapai kisaran 60-70 persen atau meningkat dari saat pandemi COVID-19 yang rata-rata di bawah 50 persen.
Namun, Irianto mengakui jika hingga saat ini masih ada beberapa hotel yang belum membuka seluruh kamarnya untuk melayani tamu.
"Saat pandemi kemarin, hotel-hotel menutup sebagian kamarnya sebagai upaya untuk mengurangi biaya operasional," jelasnya.
Oleh karena itu, ia mengharapkan kamar-kamar yang masih ditutup tersebut dapat kembali dibuka untuk melayani tamu seiring dengan membaiknya sektor pariwisata di Banyumas.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan belajar pengelolaan sampah terintegrasi di Banyumas
03 February 2026 13:12 WIB
Bupati: Pengelolaan sampah di Banyumas kini dikembangkan berbasis ekonomi sirkular
03 February 2026 13:08 WIB
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Jateng tetapkan pariwisata-ekonomi halal berbasis syariah prioritas pembangunan 2027
06 February 2026 18:43 WIB
Seribu pedagang siap ramaikan tradisi Pasar Dandangan Kudus sambut Ramadhan
06 February 2026 11:48 WIB