Logo Header Antaranews Jateng

Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026

Senin, 2 Februari 2026 13:44 WIB
Image Print
Atlet Perbakin Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berfoto bersama usai mengikuti Kejuaraan Tribuana Open Championship I Panglima Kopassus Cup 2026 yang digelar di Jakarta pada 28-30 Januari 2026. (ANTARA/HO-Perbakin Banyumas)

Purwokerto (ANTARA) - Atlet menembak asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memborong tujuh medali pada Kejuaraan Tribuana Open Championship I Panglima Kopassus Cup 2026 yang digelar di Jakarta pada 28-30 Januari.

Pelatih Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Banyumas Aditya Ginanjar Pratama di Purwokerto, Banyumas, Senin, mengatakan 13 atlet Banyumas tergabung dalam kontingen Jawa Tengah yang berjumlah 24 atlet.

"Secara keseluruhan Jawa Tengah meraih delapan medali emas, lima perak, dan lima perunggu, dengan atlet Banyumas menyumbang tiga emas, dua perak, dan dua perunggu,” katanya.

Menurut dia, kejuaraan tersebut berlangsung di Lapangan Tembak PB Perbakin Senayan dan Lapangan Tembak Kopassus Cijantung serta diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah, termasuk dari unsur TNI dan Polri.

Ia mengatakan tiga medali emas yang dipersembahkan atlet Banyumas masing-masing berasal dari Alif Satria Bahari pada nomor Pistol Men Senior Team, M Sultan Al Sunny Washch pada nomor Pistol Men Youth Team, serta Salma Arum Nadhifah pada nomor Rifle Women Youth Team.

Sementara untuk dua medali perak diraih Athary Zahraa pada nomor Air Rifle Women Individual dan Aqnar Dzakyarta pada nomor Multirange Individual.

"Dua medali perunggu diraih pasangan Tanisha Gina Pratiwi dan Gianina Alleynisa Arif pada nomor Air Rifle Women Youth Team serta Al Athur Zulfikar dan Elbert Thaddeus Defan pada nomor Air Rifle Men Youth Team," kata Aditya

Terkait dengan hal itu, Ketua Perbakin Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengapresiasi capaian yang diraih atlet-atlet tersebut.

Menurut dia, keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan merupakan bagian penting dari pembinaan prestasi berkelanjutan.

"Kompetisi menjadi sarana meningkatkan teknik, strategi, dan mental bertanding atlet. Kami menargetkan minimal tiga medali emas pada PON (Pekan Olahraga Nasional) 2028 mendatang,” katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026