Produk UMKM di Kudus masuk toko modern
Selasa, 4 Oktober 2022 15:22 WIB
Seorang pelaku usaha mikro kecil menengan (UMKM) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan produknya yang kini dipasarkan di gerai Indomaret. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Sebanyak 13 produk makanan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai dipasarkan di semua gerai toko modern milik PT Indomarco Prismatama.
"Kami bersyukur akhirnya ada 13 produk UMKM yang bisa masuk ke gerai Indomaret setelah sebelumnya dilakukan seleksi dan verifikasi," kata Bupati Kudus Hartopo di sela-sela peresmian penjualan produk UMKM di gerai toko modern di Jalan Mejobo Kudus, Selasa.
Ia mengungkapkan kedelapan pelaku UMKM tersebut merupakan binaan dari Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kudus.
Tentu saja, kata dia, produk UMKM yang lolos tersebut tidak hanya sekadar memiliki kualitas produk dan kemasan yang bagus, melainkan juga memiliki legalitas usaha.
Di antaranya, sudah mengantongi sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (PIRT) serta sertifikat halal.
Ia mengingatkan kedelapan pelaku UMKM yang produknya bisa dipasarkan di semua gerai toko modern tersebut untuk tetap menjaga kualitas produknya.
"Jangan sampai, setelah bisa dipasarkan di toko modern justru kualitasnya menurun. Tentunya kepercayaan ini harus dipegang teguh dengan harapan pelaku UMKM lain nantinya juga bisa masuk untuk ikut memasarkan produknya," ujarnya.
Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Semarang Wiyono menambahkan dari 30-an pelaku UMKM yang diseleksi terdapat delapan pelaku UMKM yang produknya dinyatakan lolos untuk dipasarkan di gerai yang ada.
"Produk makanan yang lolos memang diprioritaskan sebagai ikonnya Kota Kudus dan banyak diminati pembeli, selain harus memenuhi syarat kualitas produk dan kemasannya," ujarnya.
Ia berharap setelah mendapat kesempatan pemasaran, suplainya dijaga sehingga ketika habis bisa langsung ditambah stoknya agar konsumen tidak kecewa ketika hendak membelinya kembali.
Di Kabupaten Kudus sendiri tercatat ada 50 gerai toko modern sehingga peluang produk UMKM dipasarkan di masing-masing gerai cukup terbuka.
"Kami bersyukur akhirnya ada 13 produk UMKM yang bisa masuk ke gerai Indomaret setelah sebelumnya dilakukan seleksi dan verifikasi," kata Bupati Kudus Hartopo di sela-sela peresmian penjualan produk UMKM di gerai toko modern di Jalan Mejobo Kudus, Selasa.
Ia mengungkapkan kedelapan pelaku UMKM tersebut merupakan binaan dari Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kudus.
Tentu saja, kata dia, produk UMKM yang lolos tersebut tidak hanya sekadar memiliki kualitas produk dan kemasan yang bagus, melainkan juga memiliki legalitas usaha.
Di antaranya, sudah mengantongi sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (PIRT) serta sertifikat halal.
Ia mengingatkan kedelapan pelaku UMKM yang produknya bisa dipasarkan di semua gerai toko modern tersebut untuk tetap menjaga kualitas produknya.
"Jangan sampai, setelah bisa dipasarkan di toko modern justru kualitasnya menurun. Tentunya kepercayaan ini harus dipegang teguh dengan harapan pelaku UMKM lain nantinya juga bisa masuk untuk ikut memasarkan produknya," ujarnya.
Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Semarang Wiyono menambahkan dari 30-an pelaku UMKM yang diseleksi terdapat delapan pelaku UMKM yang produknya dinyatakan lolos untuk dipasarkan di gerai yang ada.
"Produk makanan yang lolos memang diprioritaskan sebagai ikonnya Kota Kudus dan banyak diminati pembeli, selain harus memenuhi syarat kualitas produk dan kemasannya," ujarnya.
Ia berharap setelah mendapat kesempatan pemasaran, suplainya dijaga sehingga ketika habis bisa langsung ditambah stoknya agar konsumen tidak kecewa ketika hendak membelinya kembali.
Di Kabupaten Kudus sendiri tercatat ada 50 gerai toko modern sehingga peluang produk UMKM dipasarkan di masing-masing gerai cukup terbuka.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum Jateng minta pemda pahami kategorisasi pidana diatur dalam UU 1/2026
19 January 2026 21:06 WIB
Kemenkum Jateng ikut tingkatkan pemahaman analisis dan evaluasi produk hukum daerah di Karanganyar
27 November 2025 11:20 WIB
Pemkab Banyumas dorong UMKM kembangkan produk turunan berbahan minyak sawit
24 November 2025 22:36 WIB
Sumanto sebut Jateng punya potensi besar pengembangan produk hortikultura organik
23 November 2025 15:12 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Daftar harga emas di Pegadaian hari ini, tembus angka Rp2,918 juta per gram
22 January 2026 8:20 WIB