Zelensky: Ukraina siap berunding dengan Rusia asal tidak di Belarus
Senin, 28 Februari 2022 7:12 WIB
Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Kiev, Ukraina, 10 Oktober 2019. ANTARA/Reuters/Gleb Garanich
Kiev/Moskow (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menolak tawaran Rusia untuk berunding di Belarus dan menyarankan kota-kota alternatif, seperti Budapest dan Warsawa.
Zelenskiy menyampaikan penolakannya itu melalui sebuah video yang diunggah di saluran Telegram miliknya pada Minggu tak lama setelah Kremlin mengumumkan bahwa delegasi Rusia tiba di Belarus dan siap berunding dengan Ukraina di kota Gomel.
Dia mengatakan bahwa Ukraina siap berdialog dengan Rusia asal tidak di Belarus sebab Rusia telah melancarkan sejumlah serangannya dari Belarus.
"Kami menolak Minsk. Kota-kota lainnya bisa menjadi tempat pertemuan," katanya.
"Kami ingin perdamaian, kami ingin bertemu, kami ingin menyudahi perang ... Kota lain apa pun akan cocok dengan kami, negara mana saja, yang wilayahnya tidak meluncurkan rudal ke arah kami," kata Zelenskiy.
Dia menambahkan bahwa Ukraina sudah mengajukan pertemuan di negara lain, seperti Polandia, Hongaria, Turki dan Azerbaijan, namun hingga kini Rusia menolaknya.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan delegasi Rusia, termasuk perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan dan lembaga pemerintah lainnya, sudah tiba di Belarus.
Peskov mengatakan Rusia telah mewanti-wanti Ukraina bahwa selama pembicaraan nanti, mereka tidak akan menangguhkan operasi militer.
Sumber: Xinhua
Zelenskiy menyampaikan penolakannya itu melalui sebuah video yang diunggah di saluran Telegram miliknya pada Minggu tak lama setelah Kremlin mengumumkan bahwa delegasi Rusia tiba di Belarus dan siap berunding dengan Ukraina di kota Gomel.
Dia mengatakan bahwa Ukraina siap berdialog dengan Rusia asal tidak di Belarus sebab Rusia telah melancarkan sejumlah serangannya dari Belarus.
"Kami menolak Minsk. Kota-kota lainnya bisa menjadi tempat pertemuan," katanya.
"Kami ingin perdamaian, kami ingin bertemu, kami ingin menyudahi perang ... Kota lain apa pun akan cocok dengan kami, negara mana saja, yang wilayahnya tidak meluncurkan rudal ke arah kami," kata Zelenskiy.
Dia menambahkan bahwa Ukraina sudah mengajukan pertemuan di negara lain, seperti Polandia, Hongaria, Turki dan Azerbaijan, namun hingga kini Rusia menolaknya.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan delegasi Rusia, termasuk perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan dan lembaga pemerintah lainnya, sudah tiba di Belarus.
Peskov mengatakan Rusia telah mewanti-wanti Ukraina bahwa selama pembicaraan nanti, mereka tidak akan menangguhkan operasi militer.
Sumber: Xinhua
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Joe Biden izinkan Ukraina gunakan rudal jarak jauh AS serang Rusia
18 November 2024 8:01 WIB, 2024
Jokowi akan panggil Prabowo terkait usulan resolusi konflik Rusia- Ukraina
06 June 2023 13:52 WIB, 2023
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Bawaslu Kudus minta KPU segera mutakhirkan data pemilih berkelanjutan untuk jaga keakuratan
29 May 2026 20:43 WIB
Pemkab Kudus berkomitmen perkuat tata kelola desa yang transparan dan akuntabel
29 May 2026 20:27 WIB