NPC Indonesia pastikan Solo siap menjadi tuan rumah ASEAN Para Games
Kamis, 3 Februari 2022 21:31 WIB
Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun memberikan keterangan persiapan tuan rumah ASEAN Para Games XI di Kantor NPC Indonesia di Solo, Kamis (3/2/2022). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Solo (ANTARA) - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia memastikan Kota Solo siap untuk menggelar ASEAN Para Games XI pada Juli mendatang menggantikan Vietnam yang mundur, mengingat sebelumnya juga pernah mengampu kesempatan serupa pada 2011.
Menurut Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, pengalaman itu membuat Solo punya ketersediaan venue yang cukup untuk menggelar ASEAN Para Games, walaupun ia sepakat bahwa perlu ada renovasi yang dilakukan.
"Solo mempunyai Stadion Manahan yang megah dan Karanganyar juga banyak venue yang siap dipakai untuk mendukung ASEAN Para Games XI," kata Senny di Solo, Kamis.
"Venue sudah siap tinggal renovasi kecil-kecil saja, karena Indonesia sudah pernah menjadi tuan rumah ASEAN Para Games pada 2011," ujarnya menambahkan.
Baca juga: Solo bersiap jadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022
Senny juga meyakini Solo punya kapasitas akomodasi yang akan bisa menampung para atlet peserta maupun ofisial ASEAN Para Games.
Di sisi lain, NPC Indonesia rencananya akan mengajukan 13 cabang olahraga, perihal yang biasanya memang jadi hal usulan tuan rumah, yakni atletik, boccia, panahan, judo, angkat berat, renang, tenis meja, tenis lapangan, catur, lawn bowls, badminton, balap sepeda, dan menembak.
Dengan proyeksi pengajuan 13 cabang olahraga tersebut, NPC Indonesia akan mempersiapkan sekitar 200 atlet untuk ambil bagian dalam ASEAN Para Games XI, terlebih sebagian besar sudah menjalani pemusatan latihan di Solo selepas Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua yang berlangsung 2-15 November 2021.
"Kami soal cabang olahraga yang akan dipertandingkan ASEAN Para Games masih dibahas dengan negara-negara peserta lainnya dan kemungkinan bulan ini, baru bisa ditetapkan," kata Senny.
NPC Indonesia belum mematok target apapun karena cabang olahraga belum ditetapkan, tetapi Senny cukup otimistis bahwa Pasukan Merah Putih bisa mempertahankan gelar juara umum yang diraih dalam ASEAN Para Games IX 2017 Kuala Lumpur. Kala itu kontingen Indonesia memecahkan rekor dengan memborong 126 medali emas, unggul jauh dari tuan rumah Malaysia.
Baca juga: Gantikan Vietnam, Solo dipilih jadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022
Menurut Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, pengalaman itu membuat Solo punya ketersediaan venue yang cukup untuk menggelar ASEAN Para Games, walaupun ia sepakat bahwa perlu ada renovasi yang dilakukan.
"Solo mempunyai Stadion Manahan yang megah dan Karanganyar juga banyak venue yang siap dipakai untuk mendukung ASEAN Para Games XI," kata Senny di Solo, Kamis.
"Venue sudah siap tinggal renovasi kecil-kecil saja, karena Indonesia sudah pernah menjadi tuan rumah ASEAN Para Games pada 2011," ujarnya menambahkan.
Baca juga: Solo bersiap jadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022
Senny juga meyakini Solo punya kapasitas akomodasi yang akan bisa menampung para atlet peserta maupun ofisial ASEAN Para Games.
Di sisi lain, NPC Indonesia rencananya akan mengajukan 13 cabang olahraga, perihal yang biasanya memang jadi hal usulan tuan rumah, yakni atletik, boccia, panahan, judo, angkat berat, renang, tenis meja, tenis lapangan, catur, lawn bowls, badminton, balap sepeda, dan menembak.
Dengan proyeksi pengajuan 13 cabang olahraga tersebut, NPC Indonesia akan mempersiapkan sekitar 200 atlet untuk ambil bagian dalam ASEAN Para Games XI, terlebih sebagian besar sudah menjalani pemusatan latihan di Solo selepas Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua yang berlangsung 2-15 November 2021.
"Kami soal cabang olahraga yang akan dipertandingkan ASEAN Para Games masih dibahas dengan negara-negara peserta lainnya dan kemungkinan bulan ini, baru bisa ditetapkan," kata Senny.
NPC Indonesia belum mematok target apapun karena cabang olahraga belum ditetapkan, tetapi Senny cukup otimistis bahwa Pasukan Merah Putih bisa mempertahankan gelar juara umum yang diraih dalam ASEAN Para Games IX 2017 Kuala Lumpur. Kala itu kontingen Indonesia memecahkan rekor dengan memborong 126 medali emas, unggul jauh dari tuan rumah Malaysia.
Baca juga: Gantikan Vietnam, Solo dipilih jadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang - PLTU tingkatkan kemampuan teknis nelayan perbaiki mesin kapal
10 February 2026 8:04 WIB
Pemkab Batang salurkan bantuan pangan bagi 6 ribu keluarga nelayan terdampak banjir
06 February 2026 13:19 WIB
Para siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat belajar hidup di desa lewat kegiatan live in
03 February 2026 17:26 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
DLH Boyolali beri Abhinawa Anugraha untuk para pengelola lingkungan hidup
16 December 2025 11:45 WIB
Indonesia raih enam medali emas pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025
02 November 2025 17:28 WIB
Tim Indonesia berpeluang raih banyak medali pada Polytron Indonesia Para Badminton Internasional
01 November 2025 17:34 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Samuel Wattimena minta pesepak takraw di Kendal juga berprestasi akademik
22 February 2026 20:43 WIB
Love Heals Padel Fest 2026 Semarang, padukan olahraga dan aksi kemanusiaan
05 February 2026 11:53 WIB
Berikut jadwal pekan kelima putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang
03 February 2026 9:50 WIB
Atlet menembak asal Banyumas borong tujuh medali di Panglima Kopassus Cup 2026
02 February 2026 13:44 WIB
Kesatria Bengawan Solo menyerah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club
02 February 2026 8:43 WIB