Jateng kurangi angka "backlog" rumah di enam daerah
Kamis, 21 Oktober 2021 7:47 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mengurangi angka selisih antara kebutuhan dan persediaan rumah (backlog) di enam daerah melalui berbagai program.
"Pemprov sedang membantu pembangunan perumahan di enam daerah yakni Kabupaten Cilacap, Brebes, Kendal, Purbalingga, Jepara, dan Kota Magelang," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Jateng, Rabu.
Ia menjelaskan Pemprov Jateng melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman berikhtiar dengan memberikan bantuan sosial yang bersifat stimulan melalui program Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng, Tuku Lemah Oleh Omah.
Artinya, Pemprov Jateng membangun rumah bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk membeli tanah untuk mendapatkan rumah dengan sasarannya mengurangi angka backlog rumah sebanyak 419 ribu unit.
Ganjar mengakui upaya tersebut tidak mudah, namun Pemprov Jateng secara bertahap dengan upaya replikasi dan intervensi, sehingga mengurangi beban masyarakat, serta sasaran program yaitu warga miskin yang belum punya rumah.
"Jateng memfasilitasi pembelian tanah melalui kredit mikro BPR BKK Jateng, memfasilitasi pembentukan kelompok masyarakat untuk penyiapan pembangunan rumah, memfasilitasi pembangunan rumah melalui bantuan sosial stimulan rumah sederhana sehat atau pembangunan rumah baru," ujarnya.
Baca juga: Rumah Literasi Aruna kembangkan potensi literasi masyarakat
Baca juga: Rumah BUMN jadi solusi UMKM kembangkan bisnis
Kepala Disperakim Provinsi Jateng Arief Djatmiko menambahkan pihaknya mengintegrasikan antara program pusat, program provinsi, program kabupaten/kota, serta potensi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dan Baznas.
"Jawa Tengah mulai 2020, dan 2021 sudah memulai, tapi sifatnya stimulan yang mungkin akan menjadi replikasi terhadap program di masyarakat. Contohnya, di Jawa Tengah tahun ini, ada enam kabupaten yang melakukan pembangunan mandiri dan pembangunan komunitas," katanya.
Seperti di Kabupaten Cilacap, lanjut dia, sasarannya komunitas pembuat gula Jawa dan jumlahnya 28 unit rumah bantuan Pemprov Jateng berupa struktur bangunannya adalah rumah unggul sistem panel instan (ruspin) yang tahan gempa, dinding keliling, rangka atap dan penutupnya, dinding keliling kamar mandi, instalasi air bersih, air kotor dan listrik.
Kemudian, upah tenaga padat karya untuk tiga orang selama enam hari yang berkolaborasi bersama Dispermades Jateng berupa pembangunan makadam jalan dan drainase.
Dukungan dari pemerintah kabupaten berupa jalan aspal dan ruang terbuka hijau, swadaya masyarakat berupa plester lantai, pembatas ruangan, plester dinding, pintu dan jendela, sedangkan dukungan pihak ketiga yaitu struktur bangunan musala, jaringan listrik serta Baznas adalah menyelesaikan musala. (LHP)
"Pemprov sedang membantu pembangunan perumahan di enam daerah yakni Kabupaten Cilacap, Brebes, Kendal, Purbalingga, Jepara, dan Kota Magelang," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Jateng, Rabu.
Ia menjelaskan Pemprov Jateng melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman berikhtiar dengan memberikan bantuan sosial yang bersifat stimulan melalui program Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng, Tuku Lemah Oleh Omah.
Artinya, Pemprov Jateng membangun rumah bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk membeli tanah untuk mendapatkan rumah dengan sasarannya mengurangi angka backlog rumah sebanyak 419 ribu unit.
Ganjar mengakui upaya tersebut tidak mudah, namun Pemprov Jateng secara bertahap dengan upaya replikasi dan intervensi, sehingga mengurangi beban masyarakat, serta sasaran program yaitu warga miskin yang belum punya rumah.
"Jateng memfasilitasi pembelian tanah melalui kredit mikro BPR BKK Jateng, memfasilitasi pembentukan kelompok masyarakat untuk penyiapan pembangunan rumah, memfasilitasi pembangunan rumah melalui bantuan sosial stimulan rumah sederhana sehat atau pembangunan rumah baru," ujarnya.
Baca juga: Rumah Literasi Aruna kembangkan potensi literasi masyarakat
Baca juga: Rumah BUMN jadi solusi UMKM kembangkan bisnis
Kepala Disperakim Provinsi Jateng Arief Djatmiko menambahkan pihaknya mengintegrasikan antara program pusat, program provinsi, program kabupaten/kota, serta potensi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dan Baznas.
"Jawa Tengah mulai 2020, dan 2021 sudah memulai, tapi sifatnya stimulan yang mungkin akan menjadi replikasi terhadap program di masyarakat. Contohnya, di Jawa Tengah tahun ini, ada enam kabupaten yang melakukan pembangunan mandiri dan pembangunan komunitas," katanya.
Seperti di Kabupaten Cilacap, lanjut dia, sasarannya komunitas pembuat gula Jawa dan jumlahnya 28 unit rumah bantuan Pemprov Jateng berupa struktur bangunannya adalah rumah unggul sistem panel instan (ruspin) yang tahan gempa, dinding keliling, rangka atap dan penutupnya, dinding keliling kamar mandi, instalasi air bersih, air kotor dan listrik.
Kemudian, upah tenaga padat karya untuk tiga orang selama enam hari yang berkolaborasi bersama Dispermades Jateng berupa pembangunan makadam jalan dan drainase.
Dukungan dari pemerintah kabupaten berupa jalan aspal dan ruang terbuka hijau, swadaya masyarakat berupa plester lantai, pembatas ruangan, plester dinding, pintu dan jendela, sedangkan dukungan pihak ketiga yaitu struktur bangunan musala, jaringan listrik serta Baznas adalah menyelesaikan musala. (LHP)
Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Jateng pacu pembangunan perumahan subsidi untuk dukung peningkatan ekonomi daerah
02 December 2025 19:15 WIB
Bank Jateng dukung kesejahteraan ASN Kabupaten Tegal lewat KPR FLPP bersubsidi
30 October 2025 15:05 WIB
Beverly Hills, hunian baru berarsitektur American Modern hadir di Semarang
29 September 2025 9:27 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wagub: Layanan aduan warga Jateng kini didekatkan ke daerah lewat cabang dinas
14 February 2026 22:11 WIB
Boyolali giatkan gerakan Indonesia ASRI dengan pembersihan Waduk Cengklik
14 February 2026 18:59 WIB
PIK 2026 resmi berjalan, DKPTI UMS dorong mahasiswa bangun usaha berbasis inovasi
14 February 2026 18:54 WIB
Ultimate Talk 7 IKA UMS dorong UMKM Muhammadiyah go internasional di era digital
14 February 2026 18:50 WIB