63.132 pekerja rokok di Kudus diusulkan menjadi calon penerima BLT
Rabu, 13 Oktober 2021 16:37 WIB
Ilustrasi - Para pekerja rokok di salah satu pabrik rokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat jumlah pekerja rokok yang diusulkan menjadi calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) 63.132 orang berasal dari puluhan pabrik rokok di daerah setempat.
"Berdasarkan data dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, disebutkan ada 75 pabrik rokok. Akan tetapi hingga saat ini yang menyetorkan nama-nama pekerjanya baru dari 62 perusahaan rokok," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati di Kudus, Rabu.
Dari 62 perusahaan rokok tersebut, kata dia, diterima nama 64.068 pekerja. Setelah dilakukan verifikasi terdapat 589 pekerja berdomisili di luar Kudus dan 347 pekerja dari bagian nonproduksi.
Setelah melalui tahapan verifikasi, kata dia, ditetapkan 63.132 pekerja yang akan diusulkan sebagai calon penerima BLT bersumber dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT).
Ia mengatakan perusahaan rokok lainnya sudah tidak bisa menyetorkan nama pekerjanya karena sudah diberikan kesempatan sebelumnya untuk segera menyampaikan daftar nama pekerjanya sebelum diverifikasi.
"Jika harus menunggu mereka, tentunya proses verifikasinya juga membutuhkan waktu sehingga data yang ada langsung diverifikasi," ujarnya.
Anggaran yang diusulkan untuk program BLT buruh rokok Rp45 miliar bersumber dari DBHCHT dengan asumsi penerimanya 70.000 orang.
Anggaran yang disediakan tersebut, rencananya untuk penyaluran BLT selama dua kali karena mempertimbangkan waktu pembahasan di DPRD Kudus hingga pengesahan APBD Perubahan 2021.
"Berdasarkan data dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, disebutkan ada 75 pabrik rokok. Akan tetapi hingga saat ini yang menyetorkan nama-nama pekerjanya baru dari 62 perusahaan rokok," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati di Kudus, Rabu.
Dari 62 perusahaan rokok tersebut, kata dia, diterima nama 64.068 pekerja. Setelah dilakukan verifikasi terdapat 589 pekerja berdomisili di luar Kudus dan 347 pekerja dari bagian nonproduksi.
Setelah melalui tahapan verifikasi, kata dia, ditetapkan 63.132 pekerja yang akan diusulkan sebagai calon penerima BLT bersumber dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT).
Ia mengatakan perusahaan rokok lainnya sudah tidak bisa menyetorkan nama pekerjanya karena sudah diberikan kesempatan sebelumnya untuk segera menyampaikan daftar nama pekerjanya sebelum diverifikasi.
"Jika harus menunggu mereka, tentunya proses verifikasinya juga membutuhkan waktu sehingga data yang ada langsung diverifikasi," ujarnya.
Anggaran yang diusulkan untuk program BLT buruh rokok Rp45 miliar bersumber dari DBHCHT dengan asumsi penerimanya 70.000 orang.
Anggaran yang disediakan tersebut, rencananya untuk penyaluran BLT selama dua kali karena mempertimbangkan waktu pembahasan di DPRD Kudus hingga pengesahan APBD Perubahan 2021.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Libur Natal dan tahun baru dongkrak produksi kue tradisional gandhos gimbal
31 December 2025 19:52 WIB
Keluarga asal Temanggung temui pekerja migran korban penyiksaan majikan di Malaysia
06 December 2025 16:34 WIB
1.000 pekerja rentan di Solo dan Wonogiri terima bantuan perlindungan jaminan sosial
03 December 2025 19:24 WIB
Perbaikan jalan provinsi Kendal–Temanggung, 95 persen ruas di Jateng kini berstatus mantap
01 December 2025 14:49 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Mahasiswa TRKP SV Undip jalani magang industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
26 January 2026 16:16 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB