IPB gandeng Udinus bangun robot pemanen buah melon
Senin, 30 Agustus 2021 15:25 WIB
Anggota tim pembuat robot pemanen buah melon dari Udinus Semarang yang bekerja sama dengan IPB menjelaskan mekanisme operasional robot di Semarang, Senin. ANTARA/ I.C.Senjaya
Semarang (ANTARA) - Institut Pertanian Bogor (IPB) menggandeng Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang dalam membangun robot bisa membantu proses panen buah melon.
Ketua Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Udinus Semarang, Ary Heryanto, di Semarang, Senin, mengatakan, terdapat empat ahli dari Udinus yang ikut serta dalam pengembangan robot tersebut.
Ia menjelaskan pengembangan robot pemanen melon ini merupakan bentuk kerja sama saling belajar antara IPB dan Udinus.
Baca juga: UNS kembangkan robot asisten tenaga kesehatan
"IPB belajar tentang robotika, kami belajar tentang teknologi pertanian," kata Ketua Tim Pengembangan Robot dari Udinus ini.
Adapun proses.pengembangan yang dilakukan, kata dia, tim dari IPB bertugas membuat sensor untuk mendeteksi kematangan buah melon.
Sementara tim dari Udinus bertugas membuat mekanisme lengan robot yang nantinya bisa bergerak dan memetik buah melon.
Ia menjelaskan robot ini nantinya menggunakan kecerdasan buatan untuk menentukan tingkat kematangan melon.
"Penentuan kematangan didasarkan atas pengamatan warna serta suara khas melon ketika diketuk," katanya.
Ia menuturkan saat ini pengembangan robot tersebut sudah memasuki fase penggabungan antara motor dan lengan robot dengan sensor penentu kematangan melon yang dibuat oleh tim dari IPB.
"Target kami pembangunan robot ini bisa diselesaikan," katanya.
Baca juga: Dua mahasiswa UMM ciptakan robot pengolah sampah
Baca juga: Mahasiswa ITT Purwokerto kembangkan robot pemadam kebakaran
Ketua Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Udinus Semarang, Ary Heryanto, di Semarang, Senin, mengatakan, terdapat empat ahli dari Udinus yang ikut serta dalam pengembangan robot tersebut.
Ia menjelaskan pengembangan robot pemanen melon ini merupakan bentuk kerja sama saling belajar antara IPB dan Udinus.
Baca juga: UNS kembangkan robot asisten tenaga kesehatan
"IPB belajar tentang robotika, kami belajar tentang teknologi pertanian," kata Ketua Tim Pengembangan Robot dari Udinus ini.
Adapun proses.pengembangan yang dilakukan, kata dia, tim dari IPB bertugas membuat sensor untuk mendeteksi kematangan buah melon.
Sementara tim dari Udinus bertugas membuat mekanisme lengan robot yang nantinya bisa bergerak dan memetik buah melon.
Ia menjelaskan robot ini nantinya menggunakan kecerdasan buatan untuk menentukan tingkat kematangan melon.
"Penentuan kematangan didasarkan atas pengamatan warna serta suara khas melon ketika diketuk," katanya.
Ia menuturkan saat ini pengembangan robot tersebut sudah memasuki fase penggabungan antara motor dan lengan robot dengan sensor penentu kematangan melon yang dibuat oleh tim dari IPB.
"Target kami pembangunan robot ini bisa diselesaikan," katanya.
Baca juga: Dua mahasiswa UMM ciptakan robot pengolah sampah
Baca juga: Mahasiswa ITT Purwokerto kembangkan robot pemadam kebakaran
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Jateng terima Dubes Kanada, tawarkan investasi pertanian dan kesehatan
06 March 2026 10:25 WIB
Ketua DPRD Jateng Sumanto ajak warga kembangkan pertanian organik skala rumah tangga
20 February 2026 18:16 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB
Dosen UIN Walisongo paparkan metode melihat hilal yang lebih efisien dan tepat sasaran
30 October 2025 12:03 WIB