TNI dan BPBD Wonosobo semprotkan disinfektan di pasar tradisional
Senin, 30 November 2020 4:54 WIB
Seorang anggota TNI bersama petugas BPBD Wonosobo menyemprotkan disinfektan di salah satu pasar tradisional untuk memutus rantai penularan COVID-19. (ANTARA/HO - Kodim Wonosobo)
Wonosobo (ANTARA) - Anggota TNI Koramil 11/Kaliwiro dan BPBD Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah pasar tradisional, perkantoran, dan tempat ibadah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.
Danramil 11/Kaliwiro Kapten Inf Kusno Miharto di Wonosobo, Minggu (29/11), menyebutkan sasaran penyemprotan, yakni kompleks Koramil, Polsek, kantor kecamatan, pasar hewan, Pasar Kaliwiro, Pasar Lamuk, dan masjid.
Kusno menyampaikan kasus COVID-19 di Kabupaten Wonosobo terus bertambah, oleh karena itu Koramil mengajak semua komponen untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran agar tidak terus bertambah, salah satunya dengan mengadakan penyemprotan cairan disinfektan secara massal.
Ia menuturkan penyemprotan cairan disinfektan kali ini dengan sasaran fasilitas umum, karena tempat tersebut merupakan pusat berkumpulnya banyak orang, sehingga perlu dilakukan penyemprotan.
Menurut dia, penyemprotan ini juga dijadikan sarana sosialisasi kepada masyarakat agar menaati protokol kesehatan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan memakai masker.
"Selain itu, kita juga mengimbau kepada masyarakat agar kurangi bepergian bila tidak penting, menjaga jarak, pola hidup sehat serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau 'hand sanitizer' setiap selesai aktivitas maupun setelah bepergian," katanya.
Bagi warga yang kembali dari luar negeri maupun luar kota, kata dia, agar segera melaporkan ke Posko Penanganan COVID-19 yang ada di setiap desa, sekaligus melaksanakan karantina mandiri di rumahnya masing-masing.
Danramil mengajak semua pihak harus berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memerangi virus corona. Hal ini karena dalam memutus mata rantai penyebarannya harus dilakukan oleh semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat secara umum.
"Harapannya kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif membantu pencegahan penularan virus. Peran masyarakat sekecil apapun akan sangat membantu memutus mata rantai penyebaran virus. Kita tidak boleh kendur dalam menerapkan protokol kesehatan demi kesehatan kita semua," katanya.
Danramil 11/Kaliwiro Kapten Inf Kusno Miharto di Wonosobo, Minggu (29/11), menyebutkan sasaran penyemprotan, yakni kompleks Koramil, Polsek, kantor kecamatan, pasar hewan, Pasar Kaliwiro, Pasar Lamuk, dan masjid.
Kusno menyampaikan kasus COVID-19 di Kabupaten Wonosobo terus bertambah, oleh karena itu Koramil mengajak semua komponen untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran agar tidak terus bertambah, salah satunya dengan mengadakan penyemprotan cairan disinfektan secara massal.
Ia menuturkan penyemprotan cairan disinfektan kali ini dengan sasaran fasilitas umum, karena tempat tersebut merupakan pusat berkumpulnya banyak orang, sehingga perlu dilakukan penyemprotan.
Menurut dia, penyemprotan ini juga dijadikan sarana sosialisasi kepada masyarakat agar menaati protokol kesehatan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan memakai masker.
"Selain itu, kita juga mengimbau kepada masyarakat agar kurangi bepergian bila tidak penting, menjaga jarak, pola hidup sehat serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau 'hand sanitizer' setiap selesai aktivitas maupun setelah bepergian," katanya.
Bagi warga yang kembali dari luar negeri maupun luar kota, kata dia, agar segera melaporkan ke Posko Penanganan COVID-19 yang ada di setiap desa, sekaligus melaksanakan karantina mandiri di rumahnya masing-masing.
Danramil mengajak semua pihak harus berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memerangi virus corona. Hal ini karena dalam memutus mata rantai penyebarannya harus dilakukan oleh semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat secara umum.
"Harapannya kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif membantu pencegahan penularan virus. Peran masyarakat sekecil apapun akan sangat membantu memutus mata rantai penyebaran virus. Kita tidak boleh kendur dalam menerapkan protokol kesehatan demi kesehatan kita semua," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB
Polda Metro Jaya benarkan dua laporan terhadap Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin
29 January 2026 9:18 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
BPJS Kesehatan Surakarta jalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Karanganyar
27 January 2026 18:31 WIB
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB