TSTJ Surakarta siap sambut pengunjung pada era normal baru
Rabu, 10 Juni 2020 13:36 WIB
Sejumlah petugas sedang menjalani simulasi kunjungan di TSTJ. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta bersiap menyambut pengunjung pada era normal baru, salah satunya dengan mengadakan simulasi kunjungan.
"Sebelum maupun sesudah dari area konservasi, pengunjung wajib mencuci tangan. Selain itu pengunjung juga harus mengenakan masker," kata Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso di Solo, Selasa.
Ia mengatakan untuk persiapan yang dilakukan sudah sejak dua minggu lalu. Menurut dia, jaga jarak tidak hanya harus dilakukan antarpengunjung tetapi juga antara pengunjung dengan area kandang.
Ia mengatakan pengunjung tidak boleh menyentuh pagar kandang dan maksimal hanya boleh berdiri di atas tanda yang sudah diberikan oleh petugas. Selain simulasi, upaya yang dilakukan adalah secara intensif menyemprot disinfektan di seluruh titik.
"Kami juga mengadakan 'social distancing', pembayaran dan reservasi yang dilakukan secara daring," katanya.
Ia mengatakan nantinya petugas akan ditempatkan di area parkir, lobi, dan konservasi.
Untuk memastikan jaga jarak berjalan dengan baik, pihaknya akan membatasi jumlah pengunjung.
Ia mengatakan untuk setiap harinya TSTJ hanya bisa dikunjungi oleh 1.000 pengunjung yang dibagi pada dua kloter, yaitu mulai dari pukul 09.00-12.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB.
Sementara itu, terkait dengan penjualan tiket sudah dilakukan sejak pertengahan Mei 2020 dan hingga saat ini sudah terjual sekitar 53.000 tiket.
"Animo masyarakat cukup baik. Mereka yang tidak bisa membeli secara langsung bisa transfer uang dan saat sudah dibuka pada normal baru nanti mereka bisa mulai berkunjung dengan memperlihatkan bukti transfer kepada petugas," katanya.
Baca juga: TSTJ Solo jual tiket di muka untuk operasional
Baca juga: Taman Satwa Taru Jurug Solo tambah koleksi rusa
"Sebelum maupun sesudah dari area konservasi, pengunjung wajib mencuci tangan. Selain itu pengunjung juga harus mengenakan masker," kata Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso di Solo, Selasa.
Ia mengatakan untuk persiapan yang dilakukan sudah sejak dua minggu lalu. Menurut dia, jaga jarak tidak hanya harus dilakukan antarpengunjung tetapi juga antara pengunjung dengan area kandang.
Ia mengatakan pengunjung tidak boleh menyentuh pagar kandang dan maksimal hanya boleh berdiri di atas tanda yang sudah diberikan oleh petugas. Selain simulasi, upaya yang dilakukan adalah secara intensif menyemprot disinfektan di seluruh titik.
"Kami juga mengadakan 'social distancing', pembayaran dan reservasi yang dilakukan secara daring," katanya.
Ia mengatakan nantinya petugas akan ditempatkan di area parkir, lobi, dan konservasi.
Untuk memastikan jaga jarak berjalan dengan baik, pihaknya akan membatasi jumlah pengunjung.
Ia mengatakan untuk setiap harinya TSTJ hanya bisa dikunjungi oleh 1.000 pengunjung yang dibagi pada dua kloter, yaitu mulai dari pukul 09.00-12.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB.
Sementara itu, terkait dengan penjualan tiket sudah dilakukan sejak pertengahan Mei 2020 dan hingga saat ini sudah terjual sekitar 53.000 tiket.
"Animo masyarakat cukup baik. Mereka yang tidak bisa membeli secara langsung bisa transfer uang dan saat sudah dibuka pada normal baru nanti mereka bisa mulai berkunjung dengan memperlihatkan bukti transfer kepada petugas," katanya.
Baca juga: TSTJ Solo jual tiket di muka untuk operasional
Baca juga: Taman Satwa Taru Jurug Solo tambah koleksi rusa
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aktivitas belajar di SMAN 1 Cimarga kembali normal setelah aksi mogok siswa
15 October 2025 12:44 WIB
Pascapenetapan tersangka di Semarang, Bank Jakarta tegaskan layanan tetap normal
11 September 2025 13:38 WIB
Pemkot Pekalongan pastikan pelayanan administrasi tetap normal selama Ramadhan
01 March 2025 13:08 WIB
Dispendukcapil Kota Semarang sebut pelayanan cetak KTP-el sudah normal
06 February 2025 21:52 WIB, 2025
Jadwal 10 perjalanan KA Daop Semarang yang dibatalkan hingga rute Grobogan normal
26 January 2025 11:57 WIB, 2025
Pemkot Semarang pastikan pelayanan publik tetap normal pascapenggeledahan KPK
19 July 2024 7:24 WIB, 2024