Delapan pasien COVID-19 di Batang dinyatakan sembuh
Jumat, 15 Mei 2020 16:00 WIB
Bupati Batang Wihaji bersama Kepala Dinas Kesehatan Muchlasin dan Kabag Protokol dan Pimpinan Komunikasi Triossy Juniarto saat memaparkan penyebaran kasus COVID-19. ANTARA/Kutnadi
Batang (ANTARA) - Delapan orang dari 22 pasien positif virus corona jenis baru (COVID-19) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
"Delapan pasien sembuh sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya. Adapun 13 pasien positif COVID-19 masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari Batang dan di Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM), serta satu orang meninggal," kata Bupati Batang Wihaji di Batang, Jumat siang.
Menurut dia, delapan pasien tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.
Baca juga: Dokter positif COVID-19 di Kudus dinyatakan sembuh
Adapun berdasar data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Batang, kata dia, jumlah total orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 824 orang terdiri atas 112 orang berstatus ODP dan 712 orang dinyatakan selesai.
Kemudian, total jumlah PDP sebanyak 52 orang terdiri atas 10 orang masih dirawat, 34 dinyatakan selesai, serta 8 orang meninggal.
Ia mengatakan sebanyak delapan orang yang dinyatakan sembuh COVID-19 ini berasal dari Kecamatan Batang tiga orang, Kandeman (2), Banyuputih (1), Blado (1), serta Kecamatan Limpung (1).
Perkembangan kasus pandemi COVID-19 di wilayah itu, kata dia, cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pasien positif virus corona di beberapa kecamatan.
"Oleh karena, perlu adanya kedisplinan menjaga kesehatan dan hati-hati menjaga jarak seiring datangnya para pemudik. Tren kenaikan jumlah pasien virus corona juga karena faktor tidak jujur dari warga ketika ditanya riwayat perjananannya," katanya.
Ada 14 kecamatan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang dinyatakan zona merah dan kuning, kecuali Kecamatan Gringsing yang masih berstatus sebagai zona hijau.
Baca juga: Wali Kota Hendi: Tak ada kematian pasien COVID-19 di Semarang dalam 15 hari terakhir
"Delapan pasien sembuh sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya. Adapun 13 pasien positif COVID-19 masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari Batang dan di Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM), serta satu orang meninggal," kata Bupati Batang Wihaji di Batang, Jumat siang.
Menurut dia, delapan pasien tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.
Baca juga: Dokter positif COVID-19 di Kudus dinyatakan sembuh
Adapun berdasar data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Batang, kata dia, jumlah total orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 824 orang terdiri atas 112 orang berstatus ODP dan 712 orang dinyatakan selesai.
Kemudian, total jumlah PDP sebanyak 52 orang terdiri atas 10 orang masih dirawat, 34 dinyatakan selesai, serta 8 orang meninggal.
Ia mengatakan sebanyak delapan orang yang dinyatakan sembuh COVID-19 ini berasal dari Kecamatan Batang tiga orang, Kandeman (2), Banyuputih (1), Blado (1), serta Kecamatan Limpung (1).
Perkembangan kasus pandemi COVID-19 di wilayah itu, kata dia, cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pasien positif virus corona di beberapa kecamatan.
"Oleh karena, perlu adanya kedisplinan menjaga kesehatan dan hati-hati menjaga jarak seiring datangnya para pemudik. Tren kenaikan jumlah pasien virus corona juga karena faktor tidak jujur dari warga ketika ditanya riwayat perjananannya," katanya.
Ada 14 kecamatan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang dinyatakan zona merah dan kuning, kecuali Kecamatan Gringsing yang masih berstatus sebagai zona hijau.
Baca juga: Wali Kota Hendi: Tak ada kematian pasien COVID-19 di Semarang dalam 15 hari terakhir
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang kampanyekan tentang pemenuhan gizi seimbang cetak generasi emas
10 February 2026 15:55 WIB
Pemkab Batang - PLTU tingkatkan kemampuan teknis nelayan perbaiki mesin kapal
10 February 2026 8:04 WIB
Pemprov Jateng alokasikan anggaran pengerukan pendangkalan muara sungai Batang
07 February 2026 13:31 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB