Logo Header Antaranews Jateng

Polres Batang: Pers adalah sarana penjernih di era kemajuan IT

Kamis, 12 Februari 2026 08:54 WIB
Image Print
Kapolres Batang AKBP Veronika di tengah masyarakat Kabupaten Batang, belum lama ini. ANTARA/HO-Humas Polres Batang

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah menilai pers memiliki peran sebagai penjernih di tengah arus informasi di era kemajuan informasi dan teknologi (IT) yang begitu pesat.

"Saat ini setiap orang bisa menjadi sumber informasi, namun tidak semua informasi adalah kebenaran. Di sinilah peran vital pers menjadi filter dan penjernih," kata Kapolres Batang AKBP Veronika di Batang, Rabu.

Menurut dia, ketika muncul informasi tidak benar (hoaks) yang menyebar dengan cepat di media sosial, maka masyarakat membutuhkan pers yang bekerja dengan kode etik untuk memverifikasi fakta, sehingga simpang siur informasi tidak berujung pada konflik sosial.

Benteng pertahanan melawan hoaks, kata dia, adalah ancaman nyata bagi stabilitas keamanan.

"Kami mengapresiasi peran pers yang aktif melakukan fact-checking. Pers bukan sekadar melaporkan peristiwa tetapi juga harus mampu mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah bangsa," katanya.

Ia yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Batang Ipda Maulidya Nur Maharanti mengatakan bahwa pers sebagai pilar edukasi publik di tengah kemajuan IT harus dibarengi dengan literasi digital yang baik.

"Pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan konten yang mendidik bukan sekadar mengejar clickbait. Berita yang sehat akan menciptakan masyarakat yang cerdas sebagai kunci utama situasi kamtibmas yang kondusif.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan pers adalah kunci ibarat dua sisi mata uang.

"Kami menjaga keamanan secara fisik dan hukum, sementara rekan-rekan pers menjaga keamanan ruang siber melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab," katanya.

Baca juga: PLN salurkan bantuan bagi IKWI, bentuk kepedulian di Hari Pers Nasional



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026