RSUD Temanggung, Jateng, rawat tiga PDP COVID-19
Rabu, 18 Maret 2020 19:23 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Suparjo. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, merawat tiga pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Suparjo di Temanggung, Rabu, menyampaikan mereka sudah diambil sampel swab, namun belum terkonfirmasi apakah mereka positif atau negatif terinfeksi virus corona.
"PDP ada tiga orang, jadi untuk tes swab hanya tiga sampel yang dikirim," katanya.
Ia menyebutkan ketiga PDP tersebut warga Temanggung, satu orang pulang dari Singapura, satu orang habis bepergian dari Jakarta, dan satu orang mahasiswa yang kuliah di Solo.
Selain tiga PDP, kata dia, di Temanggung terdapat 371 orang yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19.
Ia menuturkan 371 orang tersebut saat ini masih dikarantina di rumah masing-masing. Pemantauan terhadap mereka dilakukan melalui telepon seluler.
"Dari sejumlah ODP tersebut, 25 orang di antaranya mengalami demam, tapi kan baru demam dan juga tidak tinggi. Nanti terus kita pantau, jika selama 14 hari tidak ada keluhan apa-apa kemudian baru dinyatakan dia sehat," katanya.
Namun, mereka tetap harus di rumah terlebih dahulu, tidak boleh ke mana-mana dan tidak boleh menerima tamu.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang tetapi harus meningkatkan kewaspadaan.
Dinkes Temanggung telah menyiapkan "hotline" di nomor 119 untuk pelaporan kasus COVID-19.
Dinkes juga menyediakan dua mobil ambulans untuk respons cepat jika terdapat pasien dengan gejala terinveksi virus tersebut.
"Kita siap jemput, tetapi kesulitan di alat pelindung diri (APD) tidak ada," katanya.
Baca juga: Pulang umrah, satu PDP di RSMS Purwokerto negatif COVID-19
Baca juga: WNA penumpang MV Columbus jadi PDP COVID-19 RSUP Kariadi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Suparjo di Temanggung, Rabu, menyampaikan mereka sudah diambil sampel swab, namun belum terkonfirmasi apakah mereka positif atau negatif terinfeksi virus corona.
"PDP ada tiga orang, jadi untuk tes swab hanya tiga sampel yang dikirim," katanya.
Ia menyebutkan ketiga PDP tersebut warga Temanggung, satu orang pulang dari Singapura, satu orang habis bepergian dari Jakarta, dan satu orang mahasiswa yang kuliah di Solo.
Selain tiga PDP, kata dia, di Temanggung terdapat 371 orang yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19.
Ia menuturkan 371 orang tersebut saat ini masih dikarantina di rumah masing-masing. Pemantauan terhadap mereka dilakukan melalui telepon seluler.
"Dari sejumlah ODP tersebut, 25 orang di antaranya mengalami demam, tapi kan baru demam dan juga tidak tinggi. Nanti terus kita pantau, jika selama 14 hari tidak ada keluhan apa-apa kemudian baru dinyatakan dia sehat," katanya.
Namun, mereka tetap harus di rumah terlebih dahulu, tidak boleh ke mana-mana dan tidak boleh menerima tamu.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang tetapi harus meningkatkan kewaspadaan.
Dinkes Temanggung telah menyiapkan "hotline" di nomor 119 untuk pelaporan kasus COVID-19.
Dinkes juga menyediakan dua mobil ambulans untuk respons cepat jika terdapat pasien dengan gejala terinveksi virus tersebut.
"Kita siap jemput, tetapi kesulitan di alat pelindung diri (APD) tidak ada," katanya.
Baca juga: Pulang umrah, satu PDP di RSMS Purwokerto negatif COVID-19
Baca juga: WNA penumpang MV Columbus jadi PDP COVID-19 RSUP Kariadi
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Walisongo Semarang hadir di Edufair MAN Temanggung, sosialisasikan keunggulan dan jalur masuk
13 February 2026 8:35 WIB
Bupati: Pers lakukan peran mitra pembangunan dan kontrol sosial bagi pemerintah
12 February 2026 16:34 WIB
Bupati Temanggung : Penghargaan Abyakta hasil dedikasi seniman lestarikan kesenian
09 February 2026 23:15 WIB
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB