Perampok 10 kg emas di Toko Wisma Cahaya Grobogan ditangkap
Senin, 30 Desember 2019 19:08 WIB
Empat anggota komplotan Toko Emas Cahaya di Kabupaten Grobogan usai diringkus Ditreskrimum Polda Jateng, Senin. ANTARA/HO/ dok: Humas Polda Jateng
Semarang (ANTARA) - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah meringkus empat anggota komplotan perampok Toko Emas Wisma Cahaya di Kabupaten Grobogan yang terjadi pada September 2019.
"Empat sudah ditangkap, dua masih buron," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Budi Haryanto di Semarang, Senin.
Empat pelaku yang masing-masing bernama Wahyudi, Sudarmono, Hadi dan Roni Susanto ini diringkus di lokasi yang berbeda-beda.
"Ada yang di Jawa Tengah, di Jakarta, serta luar Jawa," katanya.
Menurut dia, masing-masing anggota komplotan ini memiliki tugas masing-masing, seperti sebagai eksekutor, penyedia peralatan, hingga menggambar peta lokasi target.
Ia menyebut aksi komplotan ini di Grobogan bukan satu-satunya target mereka.
Setidaknya, kata dia, komplotan ini sudah beraksi di lima lokasi lain di wilayah polda yang berbeda.
Sementara hasil rampokan 10 kg emas yang ditaksir nilainya sekitar Rp6 miliar tersebut, lanjut dia, telah dibagi-bagi serta sebagian telah dipergunakan untuk membeli mobil, sepeda motor, rumah, serta tanah.
Selain mengejar dua pelaku yang masih buron, menurut dia, polisi juga menelusuri asal senjata api yang digunakan pelaku saat beraksi.
Baca juga: Perampok sikat uang dan perhiasan senilai Rp1,25 miliar
Baca juga: Polda Jateng Ringkus Komplotan Perampok Spesialis Toko Emas
"Empat sudah ditangkap, dua masih buron," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Budi Haryanto di Semarang, Senin.
Empat pelaku yang masing-masing bernama Wahyudi, Sudarmono, Hadi dan Roni Susanto ini diringkus di lokasi yang berbeda-beda.
"Ada yang di Jawa Tengah, di Jakarta, serta luar Jawa," katanya.
Menurut dia, masing-masing anggota komplotan ini memiliki tugas masing-masing, seperti sebagai eksekutor, penyedia peralatan, hingga menggambar peta lokasi target.
Ia menyebut aksi komplotan ini di Grobogan bukan satu-satunya target mereka.
Setidaknya, kata dia, komplotan ini sudah beraksi di lima lokasi lain di wilayah polda yang berbeda.
Sementara hasil rampokan 10 kg emas yang ditaksir nilainya sekitar Rp6 miliar tersebut, lanjut dia, telah dibagi-bagi serta sebagian telah dipergunakan untuk membeli mobil, sepeda motor, rumah, serta tanah.
Selain mengejar dua pelaku yang masih buron, menurut dia, polisi juga menelusuri asal senjata api yang digunakan pelaku saat beraksi.
Baca juga: Perampok sikat uang dan perhiasan senilai Rp1,25 miliar
Baca juga: Polda Jateng Ringkus Komplotan Perampok Spesialis Toko Emas
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semen Gresik perkokoh jaringan distributor dan toko bangunan di Area 4 Jateng
29 November 2025 14:51 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Pemkab Batang pastikan perketat pengawasan tempat hiburan selama Ramadhan
18 February 2026 19:22 WIB
Polisi periksa sembilan saksi kasus penembakan suami anggota DPRD Jateng di Pekalongan
17 February 2026 11:31 WIB
Polresta Banyumas sterilisasi kelenteng jelang Tahun Baru Imlek agar umat tenang
16 February 2026 21:08 WIB
Komjak pastikan terwujudnya Indonesia Emas 2045 selama hukum terus ditaati
14 February 2026 15:09 WIB