Bulog Jateng kantongi stok 143.749 ton beras hadapi Natal dan Tahun Baru 2020
Jumat, 20 Desember 2019 18:35 WIB
Pemimpin Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah Basriun mengecek persediaan beras di gudang Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Jumat. ANTARA/ I.C.Senjaya
Kendal (ANTARA) - Perum Bulog Jawa Tengah menyiapkan persediaan beras sebanyak 143.749 ton untuk memastikan ketersediaan pasokan serta menjaga stabilitas harga selama libur Natal hingga Tahun Baru 2020.
Usai mengecek gudang Bulog Sumberejo di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jumat, Pimpinan Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah, Basirun mengatakan, persediaan sebanyak itu akan digunakan untuk mengoptimalkan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) beras medium di wilayah ini.
"Persediaan sebanyak itu belum termasuk stok di cabang Kedu dan Banyumas sebanyak 21 ribu ton yang operasionalnya di bawah kanwil Yogyakarta," katanya.
Baca juga: Stok beras di gudang Bulog Jateng melimpah
Realisasi kegiatan KPSH pada Desember 2019 rata-rata mencapai 500 ton per hari.
Basirun menyebut kebutuhan beras medium saat libur Natal hingga awal 2020 diperkirakan akan meningkat.
Peningkatan permintaan tersebut terjadi seiring dengan pelaksanaan hari besar keagamaan serta masa paceklik.
Persediaan beras sebanyak itu, menurut dia, mampu memenuhi kebutuhan operasional KPSH hingga enam bulan ke depan.
"Bahkan kalau harus menggelontor hingga 1.500 ton per hari kami sangat siap," katanya.
Ia menyebut harga beras selama Desember 2019 masih relatif stabil.
Harga beras medium, lanjut dia, rata-rata sebesar Rp9.156 per kg, masih di bawah harta eceran tertinggi yang mencapai 9.450 per kg.
Baca juga: Stok beras Bulog Surakarta cukup untuk 2 tahun
Usai mengecek gudang Bulog Sumberejo di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jumat, Pimpinan Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah, Basirun mengatakan, persediaan sebanyak itu akan digunakan untuk mengoptimalkan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) beras medium di wilayah ini.
"Persediaan sebanyak itu belum termasuk stok di cabang Kedu dan Banyumas sebanyak 21 ribu ton yang operasionalnya di bawah kanwil Yogyakarta," katanya.
Baca juga: Stok beras di gudang Bulog Jateng melimpah
Realisasi kegiatan KPSH pada Desember 2019 rata-rata mencapai 500 ton per hari.
Basirun menyebut kebutuhan beras medium saat libur Natal hingga awal 2020 diperkirakan akan meningkat.
Peningkatan permintaan tersebut terjadi seiring dengan pelaksanaan hari besar keagamaan serta masa paceklik.
Persediaan beras sebanyak itu, menurut dia, mampu memenuhi kebutuhan operasional KPSH hingga enam bulan ke depan.
"Bahkan kalau harus menggelontor hingga 1.500 ton per hari kami sangat siap," katanya.
Ia menyebut harga beras selama Desember 2019 masih relatif stabil.
Harga beras medium, lanjut dia, rata-rata sebesar Rp9.156 per kg, masih di bawah harta eceran tertinggi yang mencapai 9.450 per kg.
Baca juga: Stok beras Bulog Surakarta cukup untuk 2 tahun
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Jateng sediakan layanan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana
31 January 2026 19:29 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB