Puluhan rumah di Magelang rusak diterjang angin kencang
Sabtu, 30 November 2019 22:55 WIB
Salah satu rumah waraga di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jateng, rusak di bagian atap setelah terjadi hujan disertai angin kencang. (FOTO ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Magelang)
Magelang, Jateng (ANTARA) - Puluhan rumah di Desa Girimulyo dan Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu sore mengalami rusak setelah diterjang angin kencang disertai hujan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Edy Susanto di Magelang, Sabtu, mengatakan hujan disertai angin kencang itu terjadi di Dusun Cepogo dan Dusun Kwadaan, Desa Girimulyo, Kecamatan Windusari.
Selain itu, hujan disertai angin kencang juga melanda Dusun Grogol, Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari.
Baca juga: Ini penjelasan BMKG tentang penyebab angin kencang di Sragen
Ia mengatakan, hujan disertai angin kencang terjadi di daerah tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.
Angin kencang itu merusak sejumlah rumah, di mana rata-rata rusak di bagian atap atau genteng.
Ia menyebutkan berdasarkan pendataan, di Dusun Cepogo, Desa Girimulyo, terdapat 36 rumah rusak ringan, 17 rumah rusak sedang, dan 2 rumah rusak berat. Di Dusun Kwadaan, Desa Girimulyo, terdapat 10 rumah rusak ringan.
Kemudian di Dusun Grogol, Desa Tanjungsari, terdapat 6 rumah rusak ringan.
Pada Sabtu sore dilakukan kerja bakti oleh warga dan sukarelawan untuk membenahi rumah yang rusak, demikian Edy Susanto .
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Edy Susanto di Magelang, Sabtu, mengatakan hujan disertai angin kencang itu terjadi di Dusun Cepogo dan Dusun Kwadaan, Desa Girimulyo, Kecamatan Windusari.
Selain itu, hujan disertai angin kencang juga melanda Dusun Grogol, Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari.
Baca juga: Ini penjelasan BMKG tentang penyebab angin kencang di Sragen
Ia mengatakan, hujan disertai angin kencang terjadi di daerah tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.
Angin kencang itu merusak sejumlah rumah, di mana rata-rata rusak di bagian atap atau genteng.
Ia menyebutkan berdasarkan pendataan, di Dusun Cepogo, Desa Girimulyo, terdapat 36 rumah rusak ringan, 17 rumah rusak sedang, dan 2 rumah rusak berat. Di Dusun Kwadaan, Desa Girimulyo, terdapat 10 rumah rusak ringan.
Kemudian di Dusun Grogol, Desa Tanjungsari, terdapat 6 rumah rusak ringan.
Pada Sabtu sore dilakukan kerja bakti oleh warga dan sukarelawan untuk membenahi rumah yang rusak, demikian Edy Susanto .
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Immanuel Citra Senjaya
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 gedung KDKMP di Kabupaten Kudus ditargetkan selesai dibangun pada akhir Januari
21 January 2026 9:48 WIB
Pendapatan transfer di APBD Kabupaten Blora 2026 turun jadi Rp362,29 miliar
21 January 2026 8:43 WIB