Di PAUD Solo, Iriana Jokowi: Boleh menyanyi tetapi jangan menangis
Kamis, 5 September 2019 11:02 WIB
Iriana Joko Widodo saat berinteraksi dengan siswa PAUD Putra Pertiwi (ANTARA/ Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo mengunjungi Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Putra Pertiwi di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis.
Iriana yang didampingi oleh Mufidah Jusuf Kalla dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja sampai di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.
Dengan mengenakan atasan putih dan bawahan hitam, Iriana disambut nyanyian "Selamat Datang" oleh 30 siswa PAUD Putra Pertiwi.
Saat di dalam kelas, para siswa kembali menyanyikan lagu berjudul "Selamat Datang Ibu Negara" sebagai sambutan kepada Iriana. Selanjutnya, pada kesempatan itu Iriana juga melakukan interaksi dengan para siswa.
"Ayo siapa mau menyanyi lagi, boleh menyanyi tetapi tidak boleh menangis," kata Iriana.
Baca juga: Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana bersepeda di Borobudur
Pada kesempatan itu Iriana juga memberikan hadiah berupa tempat makan dan minum kepada para siswa yang bersedia menyanyi dan menjawab pertanyaan dari Iriana.
Saat memberikan hadiah, Iriana terlihat meminta salah satu siswi untuk mencium pipinya.
Sementara itu, selain menyanyikan lagu "Balonku", Iriana juga mengajak para siswa menyanyikan lagu Dondong Opo Salak, Wiwit Aku Isih Bayi, dan Pelangi.
Selain memberikan hadiah langsung kepada para siswa, rombongan tersebut juga memberi hadiah kepada sejumlah PAUD di Kota Solo di antaranya berupa bibit tanaman, buku, dan alat bermain anak.
Selanjutnya rombongan meninggalkan lokasi acara sekitar pukul 10.15 WIB.
Baca juga: Iriana Jokowi melepasliarkan elang bondol
Iriana yang didampingi oleh Mufidah Jusuf Kalla dan anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja sampai di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.
Dengan mengenakan atasan putih dan bawahan hitam, Iriana disambut nyanyian "Selamat Datang" oleh 30 siswa PAUD Putra Pertiwi.
Saat di dalam kelas, para siswa kembali menyanyikan lagu berjudul "Selamat Datang Ibu Negara" sebagai sambutan kepada Iriana. Selanjutnya, pada kesempatan itu Iriana juga melakukan interaksi dengan para siswa.
"Ayo siapa mau menyanyi lagi, boleh menyanyi tetapi tidak boleh menangis," kata Iriana.
Baca juga: Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana bersepeda di Borobudur
Pada kesempatan itu Iriana juga memberikan hadiah berupa tempat makan dan minum kepada para siswa yang bersedia menyanyi dan menjawab pertanyaan dari Iriana.
Saat memberikan hadiah, Iriana terlihat meminta salah satu siswi untuk mencium pipinya.
Sementara itu, selain menyanyikan lagu "Balonku", Iriana juga mengajak para siswa menyanyikan lagu Dondong Opo Salak, Wiwit Aku Isih Bayi, dan Pelangi.
Selain memberikan hadiah langsung kepada para siswa, rombongan tersebut juga memberi hadiah kepada sejumlah PAUD di Kota Solo di antaranya berupa bibit tanaman, buku, dan alat bermain anak.
Selanjutnya rombongan meninggalkan lokasi acara sekitar pukul 10.15 WIB.
Baca juga: Iriana Jokowi melepasliarkan elang bondol
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TP Posyandu Jateng gandeng Psikologi Undip perkuat layanan kesehatan mental
23 January 2026 20:08 WIB
Layanan pendidikan anak inklusif Sobat Ceria UMS sabet juara 3 KMI Expo 2025
22 November 2025 16:51 WIB
Angka Partisipasi PAUD Kota Semarang Capai 97 Persen, Agustina Wilujeng Puji Peran Bunda PAUD*
22 October 2025 15:29 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UIN Walisongo hadirkan dewan eksekutif BANPT bahas arah baru kebijakan Akreditasi
27 February 2026 10:50 WIB
UMS soroti krisis global dan erosi peradaban dalam perspektif Muhammadiyah
26 February 2026 20:48 WIB
Tingkatkan kualitas penyambutan maba, UMS evaluasi MASTA dan bentuk panitia inti 2026
26 February 2026 20:43 WIB
Program unggulan KKN MIT 21 UIN Walisongo Landmark Plumbon Desa Santri diluncurkan
25 February 2026 13:45 WIB
KKN MMK Posko 4 UIN Walisongo gelar pelatihan public speaking di SMA NU Kejajar
25 February 2026 13:34 WIB
UIN Walisongo dan Konsulat Jenderal Australia Surabaya perkuat kolaborasi akademik internasional
25 February 2026 11:09 WIB
DPD minta perketat pengawasan pascastudi penerima LPDP yang kuliah di luar negeri
25 February 2026 8:35 WIB