Taman Kyai Langgeng operasikan wahana jembatan kaca
Selasa, 25 Juni 2019 19:53 WIB
Seorang pengunjung Taman Kyai Langgeng Kota Magelang menikmati wahana baru tempat rekreasi itu, bernama "Jurang Koco Gunung Mujil". (ANTARA/Humas Pemkot Magelang)
Magelang (ANTARA) - Pengelola objek wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang menambah wahana baru berupa jembatan kaca di atas Sungai Progo yang diberi nama "Jurang Koco Gunung Mujil" untuk memperkuat daya tarik kunjungan wisatawan.
"Pengunjung bisa leluasa menikmati sensasi naik ke jembatan ini, bisa foto-foto dengan latar pemandangan alam Kampung Gemulung dan Gunung Sumbing yang indah," kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang Edy Susanto di Magelang, Selasa.
Pembukaan wahana baru itu, katanya, sebagai inovasi pengelola tempat wisata unggulan kota itu untuk memanjakan wisatawan.
Baca juga: Taman Kyai Langgeng raih Top BUMD
Wahana itu dibangun di bibir jurang di atas Sungai Progo yang masuk area Taman Kyai Langgeng. Tinggi jembatan sekitar 30 meter di atas sungai. Dari jembatan kaca yang tebal dan transparan itu, pengunjung bisa menikmati pemandangan aliran sungai yang menjadi pembatas wilayah Kota dan Kabupaten Magelang tersebut.
Jika cuaca cukup cerah seperti beberapa waktu terakhir ini, kata dia dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang, wisatawan bisa menikmati pemandangan Gunung Sumbing.
Ia mengatakan jembatan kaca dengan bahan diimpor dari China dan teknisinya juga didatangkan dari "Negeri Tirai Bambu" itu, juga dilengkapi dengan efek diginal, berupa visual dan suara, yang menjadikan seolah-olah lantai kacanya retak jika diinjak.
Wisatawan Taman Kyai Langgeng yang ingin menikmati sensasi jembatan kaca itu, membayar tiket Rp20.000 per orang. Mereka juga wajib memakai alas kaki yang khusus dan telah disediakan pihak pengelola.
Ia mengingatkan pengunjung yang ingin ke jembatan itu tidak boleh memiliki riwayat sakit jantung dan fobia ketinggian.
Pada tahun ini, pengelola Taman Kyai Langgeng menambah beberapa wahana wisata baru lainnya, seperti Kiddi Town, yaitu area bermain khusus anak-anak (playground) dan Ufo Car.
Sejumlah wahana yang sudah ada sebelumnya, seperti Sinema 6 Dimensi, Bianglala, Becak Air, Bom-Bom Car, Sepur Mini, Kereta Air, Becak Mini dan Komidi Putar.
Di areal Taman Kyai Langgeng juga terdapat sekitar 130 spesies tanaman dan tanaman langka, seperti mentaok, lerak, apel bludru, sawo ijo, keben dan mojo. (hms)
Baca juga: Taman Kyai Langgeng Tambah Tiga Wahana
"Pengunjung bisa leluasa menikmati sensasi naik ke jembatan ini, bisa foto-foto dengan latar pemandangan alam Kampung Gemulung dan Gunung Sumbing yang indah," kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang Edy Susanto di Magelang, Selasa.
Pembukaan wahana baru itu, katanya, sebagai inovasi pengelola tempat wisata unggulan kota itu untuk memanjakan wisatawan.
Baca juga: Taman Kyai Langgeng raih Top BUMD
Wahana itu dibangun di bibir jurang di atas Sungai Progo yang masuk area Taman Kyai Langgeng. Tinggi jembatan sekitar 30 meter di atas sungai. Dari jembatan kaca yang tebal dan transparan itu, pengunjung bisa menikmati pemandangan aliran sungai yang menjadi pembatas wilayah Kota dan Kabupaten Magelang tersebut.
Jika cuaca cukup cerah seperti beberapa waktu terakhir ini, kata dia dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang, wisatawan bisa menikmati pemandangan Gunung Sumbing.
Ia mengatakan jembatan kaca dengan bahan diimpor dari China dan teknisinya juga didatangkan dari "Negeri Tirai Bambu" itu, juga dilengkapi dengan efek diginal, berupa visual dan suara, yang menjadikan seolah-olah lantai kacanya retak jika diinjak.
Wisatawan Taman Kyai Langgeng yang ingin menikmati sensasi jembatan kaca itu, membayar tiket Rp20.000 per orang. Mereka juga wajib memakai alas kaki yang khusus dan telah disediakan pihak pengelola.
Ia mengingatkan pengunjung yang ingin ke jembatan itu tidak boleh memiliki riwayat sakit jantung dan fobia ketinggian.
Pada tahun ini, pengelola Taman Kyai Langgeng menambah beberapa wahana wisata baru lainnya, seperti Kiddi Town, yaitu area bermain khusus anak-anak (playground) dan Ufo Car.
Sejumlah wahana yang sudah ada sebelumnya, seperti Sinema 6 Dimensi, Bianglala, Becak Air, Bom-Bom Car, Sepur Mini, Kereta Air, Becak Mini dan Komidi Putar.
Di areal Taman Kyai Langgeng juga terdapat sekitar 130 spesies tanaman dan tanaman langka, seperti mentaok, lerak, apel bludru, sawo ijo, keben dan mojo. (hms)
Baca juga: Taman Kyai Langgeng Tambah Tiga Wahana
Pewarta : M. Hari Atmoko
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari dibawa ke Bangsal Pradangga Masjid Agung
09 September 2024 13:26 WIB, 2024
Kemenag-LPDP kembali kirim delegasi pesantren penerima beasiswa non-degree ke Jerman
28 February 2024 11:26 WIB, 2024
Kemenag kaji rekognisi alumni pesantren selain gelar Doktor Honoris Causa
28 February 2024 10:49 WIB, 2024
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Daftar harga emas di Pegadaian hari ini, tembus angka Rp2,918 juta per gram
22 January 2026 8:20 WIB