Johnson & Johnson bantah bedaknya mengandung asbes
Sabtu, 15 Desember 2018 13:42 WIB
Bedak bayi Johnson & Johnson (jnj.com)
Jakarta (Antaranews Jateng) - Perusahaan Johnson & Johnson dituduh mengetahui ada kandungan asbes dalam produk bedak bayi mereka, seperti dilaporkan Reuters.
Perusahaan itu membantah klaim tersebut, menyebut laporan Reuters hanya satu sisi, salah dan menghasut.
"Secara sederhana, berita Reuters itu absurd dan teori konspirasi."
Dikutip Abc.net.au, Saham Johnson & Johnson turun 10 persen, salah satu penurunan terparah sejak 2002.
Dalam laporannya, Reuters mengklaim dokumen-dokumen yang menunjukkan laporan lab bahwa ada kandungan asbes pada bedak Johnson & Johnson sejak 1957 dan 1958.
Laporan lebih lanjut dari perusahaan dan laboratorium luar menunjukkan temuan serupa pada awal 2000-an, berdasarkan berita Reuters.
Dalam keterangan, Johnson & Johnson mengatakan, "Ribuan uji mandiri dari regulator dan laboratorium terkemuka membuktikan bedak bayi kami tidak pernah mengandung asbes."
Perusahaan itu membantah klaim tersebut, menyebut laporan Reuters hanya satu sisi, salah dan menghasut.
"Secara sederhana, berita Reuters itu absurd dan teori konspirasi."
Dikutip Abc.net.au, Saham Johnson & Johnson turun 10 persen, salah satu penurunan terparah sejak 2002.
Dalam laporannya, Reuters mengklaim dokumen-dokumen yang menunjukkan laporan lab bahwa ada kandungan asbes pada bedak Johnson & Johnson sejak 1957 dan 1958.
Laporan lebih lanjut dari perusahaan dan laboratorium luar menunjukkan temuan serupa pada awal 2000-an, berdasarkan berita Reuters.
Dalam keterangan, Johnson & Johnson mengatakan, "Ribuan uji mandiri dari regulator dan laboratorium terkemuka membuktikan bedak bayi kami tidak pernah mengandung asbes."
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Walisongo Semarang hadir di Edufair MAN Temanggung, sosialisasikan keunggulan dan jalur masuk
13 February 2026 8:35 WIB
Dirut ANTARA dorong peran kantor berita sebagai rujukan cek fakta yang akurat dan terpercaya
13 February 2026 8:10 WIB
BPS: KEK dan kawasan industri memiliki berkontribusi tumbuhkan ekonomi Jateng
12 February 2026 19:49 WIB
Forum akademik FEB UMS bahas pembangunan ekonomi, kesejahteraan, dan kualitas pekerjaan di era global
12 February 2026 19:40 WIB
UMS tingkatkan profesionalisme dan dorong ormawa jadi organisasi berdampak
12 February 2026 19:06 WIB
LKBN ANTARA paparkan peran strategis dan kontribusi lembaga untuk pemulihan bencana
12 February 2026 18:57 WIB
Disnakertrans Jateng dan BPJS Ketenagakerjaan perkuat sinergi, serahkan santunan ke ahli waris pekerja
12 February 2026 18:38 WIB
BPJS Ketenagakerjaan serahkan klaim JKM ke ahli waris marbot dan pengurus masjid
12 February 2026 18:11 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Sumanto ajak masyarakat pahami pesan moral dalam lakon Wayang Kulit Kresna Duta
21 November 2025 17:27 WIB