Taman maritim bakal dibangun di Pantai Sigandu Batang
Senin, 21 Mei 2018 15:42 WIB
Bupati Batang Wihaji didampingi Wabup Suyono memaparkan program pembangunan yang dikerjakan selama satu tahun menjabat. (Foto: Kutnadi)
Batang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, akan membangun taman edukasi maritim di Pantai Sigandu seluas 1.700 meter persegi dengan nilai anggaran sekitar Rp17 miliar.
Bupati Batang Wihaji di Batang, Senin, mengatakan bahwa pembangunan taman edukasi maritim tersebut sudah masuk dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh pemkab setempat.
"Pembangunan taman edukasi maritim tersebut sudah kami presentasikan ke Bank Indonesia (BI) dan direspons positif. Yang jelas sebelum saya bersama Wabup Suyono purnatugas, taman edukasi maritim tersebut sudah dibangun," katanya.
Ia yang didampingi Wakil Bupati Suyono mengatakan dengan dibangunnya taman edukasi maritim yang berdekatan dengan Pantai Sigandu itu, nantinya dipastikan akan makin meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke daerah itu.
Pemkab, kata dia, juga sudah mengusulkan rencana pembangunan taman edukasi maritim pada Pemerintah Provinsi Jateng sehingga dananya akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan ini sudah menjadi prioritas," katanya.
"Yang jelas kami akan berjuang agar pembangunan taman edukasi maritim dapat terwujud," katanya.
Ia mengatakan selama satu tahun menjabat sebagai kepala daerah, memang ada program kemasyarakatan yang sudah direalisasikan seperti pemberian santunan kematian sebesar Rp1 juta per orang, insentif tunjangan guru madrasah diniyah dan tempat pendidikan Alquran sebesar Rp1,2 juta, dan pemberian insentif pada masing-masing ketua rukun tetangga Rp100 ribu oper bulan.
"Adapun program yang belum bisa kami realisasikan adalah mengenai sarana infrastruktur yang berada di kecamatan karena hal itu berkaitan dengan kebutuhan anggaran yang cukup besar. Kendati demikian, pembangunan sarana infrastruktur akan kami lakukan bertahap," katanya.
Bupati Batang Wihaji di Batang, Senin, mengatakan bahwa pembangunan taman edukasi maritim tersebut sudah masuk dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh pemkab setempat.
"Pembangunan taman edukasi maritim tersebut sudah kami presentasikan ke Bank Indonesia (BI) dan direspons positif. Yang jelas sebelum saya bersama Wabup Suyono purnatugas, taman edukasi maritim tersebut sudah dibangun," katanya.
Ia yang didampingi Wakil Bupati Suyono mengatakan dengan dibangunnya taman edukasi maritim yang berdekatan dengan Pantai Sigandu itu, nantinya dipastikan akan makin meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke daerah itu.
Pemkab, kata dia, juga sudah mengusulkan rencana pembangunan taman edukasi maritim pada Pemerintah Provinsi Jateng sehingga dananya akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan ini sudah menjadi prioritas," katanya.
"Yang jelas kami akan berjuang agar pembangunan taman edukasi maritim dapat terwujud," katanya.
Ia mengatakan selama satu tahun menjabat sebagai kepala daerah, memang ada program kemasyarakatan yang sudah direalisasikan seperti pemberian santunan kematian sebesar Rp1 juta per orang, insentif tunjangan guru madrasah diniyah dan tempat pendidikan Alquran sebesar Rp1,2 juta, dan pemberian insentif pada masing-masing ketua rukun tetangga Rp100 ribu oper bulan.
"Adapun program yang belum bisa kami realisasikan adalah mengenai sarana infrastruktur yang berada di kecamatan karena hal itu berkaitan dengan kebutuhan anggaran yang cukup besar. Kendati demikian, pembangunan sarana infrastruktur akan kami lakukan bertahap," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi gelar pelayanan kesehatan gratis dan pemulihan trauma anak-anak korban banjir Purbalingga
25 January 2026 10:34 WIB
Srikandi PLN hadirkan Ruang Cerita Ibu, dukung perempuan tumbuh dan berdaya di Solo
24 January 2026 7:57 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB