Pekalongan usulkan anggaran pembangunan Jembatan Kali Keruh Rp18 miliar
Senin, 19 Maret 2018 7:27 WIB
Ilustrasi--Banjir bandang yang menerjang Di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes meruntuhkan jembatan Kali Keruh, dan merusak sejumlah rumah warga, Kamis malam. (Foto : Kutnadii)
Pekalongan (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengusulkan anggaran pembangunan Jembatan Kali Keruh yang putus diterjang banjir bandang Rp18 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan Arif Gunawan di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa berdasar kajian teknis, Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan wilayah Kecamatan Kandangserang dengan Kabupaten Pemalang itu harus dibangun jembatan baru.
"Adapun dana yang dibutuhkan untuk membangun jembatan baru di Kali Keruh Desa Luragung itu diperkirakan mencapai Rp18 miliar. Oleh karena itu, pemkab mengusulkan anggaran pada Pemprov Jateng," katanya.
Jembatan Kali Keruh Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang itu, kata dia, nantinya akan dibangun selebar lima meter dari sebelumnya tiga meter dan panjang 60 meter.
Dia menjelaskan konstruksi jembatan lama yang putus diterjang banjir bandang belum lama ini kondisinya sudah tidak mungkin dimanfaatkan untuk jalur perekonomian warga yang berada di pegunungan itu.
"Kondisi Jembatan Kali Keruh yang lama sudah tidak layak lagi. Dengan pertimbangan itu maka akan dibangun jembatan yang baru, apalagi pemkab juga sudah membangun jalan sepanjang 1,6 kilometer dan lebar lima meter dengan sistem beton dan aspal," katanya.
Ia mengatakan biaya pembangunan Jembatan Kali Keruh sebesar Rp18 miliar itu tidak mungkin sepenuhnya ditanggung oleh pemkab sehingga harus mengusulkan pada Pemprov Jateng dan pemeintah pusat.
"APBD tidak ada anggaran sebesar itu sehingga bupati mengajukan usulan langsung ke Jakarta. Kami berharap bantuan dari pemerintah segera turun agar jembatan itu segera dibangun agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun perekonomian," kata dia.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan Arif Gunawan di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa berdasar kajian teknis, Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan wilayah Kecamatan Kandangserang dengan Kabupaten Pemalang itu harus dibangun jembatan baru.
"Adapun dana yang dibutuhkan untuk membangun jembatan baru di Kali Keruh Desa Luragung itu diperkirakan mencapai Rp18 miliar. Oleh karena itu, pemkab mengusulkan anggaran pada Pemprov Jateng," katanya.
Jembatan Kali Keruh Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang itu, kata dia, nantinya akan dibangun selebar lima meter dari sebelumnya tiga meter dan panjang 60 meter.
Dia menjelaskan konstruksi jembatan lama yang putus diterjang banjir bandang belum lama ini kondisinya sudah tidak mungkin dimanfaatkan untuk jalur perekonomian warga yang berada di pegunungan itu.
"Kondisi Jembatan Kali Keruh yang lama sudah tidak layak lagi. Dengan pertimbangan itu maka akan dibangun jembatan yang baru, apalagi pemkab juga sudah membangun jalan sepanjang 1,6 kilometer dan lebar lima meter dengan sistem beton dan aspal," katanya.
Ia mengatakan biaya pembangunan Jembatan Kali Keruh sebesar Rp18 miliar itu tidak mungkin sepenuhnya ditanggung oleh pemkab sehingga harus mengusulkan pada Pemprov Jateng dan pemeintah pusat.
"APBD tidak ada anggaran sebesar itu sehingga bupati mengajukan usulan langsung ke Jakarta. Kami berharap bantuan dari pemerintah segera turun agar jembatan itu segera dibangun agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun perekonomian," kata dia.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi, tinggi letusan hingga 900 meter
07 January 2026 11:00 WIB
Mantan Bupati Karanganyar dua kali mangkir sidang sebagai saksi korupsi Masjid Agung
16 December 2025 18:35 WIB
Pemkot Semarang pastikan segera perbaiki tanggul Sungai Plumbon segera diperbaiki
12 December 2025 20:34 WIB
Kali Pepe Land dukung Tari Srimpi Kinanthi berkiprah di panggung internasional
22 October 2025 19:57 WIB
Optimalisasi lahan tingkatkan produksi padi dengan tanam tiga kali setahun di Demak
17 October 2025 12:53 WIB