Bloomberg Sebut Khofifah Tokoh Permpuan Berpengaruh
Sabtu, 12 Agustus 2017 17:09 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA /M Agung Rajasa)
Jakarta, ANTARA JATENG - Media massa asal Amerika Serikat Bloomberg
menyebut Khofifah Indar Parawansa sebagai salah satu tokoh berpengaruh
di Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, Khofifah juga dianggap sebagai simbol kesuksesan perempuan di kancah politik nasional.
Pujian tersebut disampaikan Bloomberg lewat artikel yang diturunkan akhir Juli lalu berjudul "Worlds Biggest Muslim Country Puts More Women Into Senior Roles".
Khofifah yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial di Kabinet Kerja dinilai berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.
"Parawansa, merupakan salah satu contoh wanita menteri di negara Muslim terbesar di dunia. Ini merupakan contoh kesuksesan sebuah negara dalam memecahkan streotip gender dan agama," kata artikel yang ditulis reporter Rieka Rahadiana, Molly Dai, dan Karl Lester M Yap itu.
Bloomberg juga menceritakan sedikit perjalanan Khofifah yang dinilai cukup berani mengambil risiko. Saat Soeharto masih berkuasa, Khofifah yang masih berusia 32 tahun membacakan pidato yang sangat kontroversial dihadapan parlemen yang membuat kaget banyak pihak.
Khofifah melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Orde Baru dan pandangan-pandangannya tentang demokratisasi di depan sidang. Keberanian Khofifah tersebut membuat karirnya di bidang politik kian melejit.
"Pidato tersebut cukup kontroversial sehingga suaminya khawatir akan keselamatannya," tulis kembali Bloomberg.
Menurut Khofifah, seperti yang dikutip dari Bloomberg, bahwa kesempatan bagi perempuan di semua bidang atau lini kehidupan seharusnya tidak ditunggu melainkan dikejar. Mengingat saat ini Perempuan dan Laki-laki sekarang relatif memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama.
Selain Khofifah, perempuan lain yang menempati jabatan strategis di pemerintahan Jokowi-JK yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Bloomberg merilis data dari Inter-Parliamantary Union, dimana Indonesia merupakan negara paling tinggi rasio perempuan yang menjabat sebagai menteri dari 10 negara yang memiliki populasi besar.
Indonesia memperoleh angka rasio 26 persen, mengalahkan India (18 persen) dan Jepang (16 persen) dan negara berpenduduk terbesar di dunia, China (delapan persen).
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, Khofifah juga dianggap sebagai simbol kesuksesan perempuan di kancah politik nasional.
Pujian tersebut disampaikan Bloomberg lewat artikel yang diturunkan akhir Juli lalu berjudul "Worlds Biggest Muslim Country Puts More Women Into Senior Roles".
Khofifah yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial di Kabinet Kerja dinilai berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.
"Parawansa, merupakan salah satu contoh wanita menteri di negara Muslim terbesar di dunia. Ini merupakan contoh kesuksesan sebuah negara dalam memecahkan streotip gender dan agama," kata artikel yang ditulis reporter Rieka Rahadiana, Molly Dai, dan Karl Lester M Yap itu.
Bloomberg juga menceritakan sedikit perjalanan Khofifah yang dinilai cukup berani mengambil risiko. Saat Soeharto masih berkuasa, Khofifah yang masih berusia 32 tahun membacakan pidato yang sangat kontroversial dihadapan parlemen yang membuat kaget banyak pihak.
Khofifah melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Orde Baru dan pandangan-pandangannya tentang demokratisasi di depan sidang. Keberanian Khofifah tersebut membuat karirnya di bidang politik kian melejit.
"Pidato tersebut cukup kontroversial sehingga suaminya khawatir akan keselamatannya," tulis kembali Bloomberg.
Menurut Khofifah, seperti yang dikutip dari Bloomberg, bahwa kesempatan bagi perempuan di semua bidang atau lini kehidupan seharusnya tidak ditunggu melainkan dikejar. Mengingat saat ini Perempuan dan Laki-laki sekarang relatif memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama.
Selain Khofifah, perempuan lain yang menempati jabatan strategis di pemerintahan Jokowi-JK yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Bloomberg merilis data dari Inter-Parliamantary Union, dimana Indonesia merupakan negara paling tinggi rasio perempuan yang menjabat sebagai menteri dari 10 negara yang memiliki populasi besar.
Indonesia memperoleh angka rasio 26 persen, mengalahkan India (18 persen) dan Jepang (16 persen) dan negara berpenduduk terbesar di dunia, China (delapan persen).
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati ajak wartawan Blora ziarah ke makam Tokoh Pers Nasional Tirto Adhi Soerjo
16 December 2025 8:36 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto anugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh
10 November 2025 10:23 WIB
Kilang Cilacap ajak tokoh masyarakat kenali proses bisnis dan operasional kilang
15 October 2025 16:25 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Kemlu kembali pulangkan 91 WNI dari Myanmar yang terjebak sindikat penipuan daring
30 January 2026 13:13 WIB
Polda Metro Jaya benarkan dua laporan terhadap Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin
29 January 2026 9:18 WIB
Kasus meninggalnya dua penjambret, Komisi III DPR minta Kejari Sleman hentikan perkara Hogi Minaya
28 January 2026 16:28 WIB