Banjarnegara, ANTARA JATENG - Satu rumah di Desa Tanjungtirta, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dilaporkan tertimpa tanah longsor, kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman.

"Tanah longsor yang menimpa rumah Bapak Ahmad Hadi Purnomo alias Dasum (38), warga Desa Tanjungtirta RT 01 RW 02, Kecamatan Punggelan, terjadi sekitar pukul 17.30 WIB," katanya di Banjarnegara, Kamis malam.

Ia mengatakan tanah longsor itu mengakibatkan rumah bagian depan tertimpa pohon pisang dan bambu serta memutus aliran listrik.

Menurut dia, bencana tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Saat ini, Pak Dasum beserta istri dan anak semata wayangnya telah mengungsi ke rumah saudaranya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan," katanya.

Terkait dengan bencana tersebut, Arief mengatakan personel BPBD Banjarnegara bersama warga setempat akan segera mengadakan kerja bakti untuk menyingkirkan puing-puing bangunan, pohon pisang, bambu, dan material longsoran lainnya yang menimpa rumah korban.

Sebelumnya, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo memrakirakan curah hujan pada bulan Juni di wilayah pegunungan tengah Jateng seperti Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara masih tinggi, yakni berkisar 150-300 milimeter.

"Oleh karena itu, bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan longsor diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana ketika terjadi hujan," katanya.