Logo Header Antaranews Jateng

Harga minyak global turun, IHSG rebound

Selasa, 10 Maret 2026 17:07 WIB
Image Print
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). IHSG ditutup turun 362,71 poin setara 4,57 persen ke level 7.577,06. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat dipicu terkoreksinya harga minyak mentah di tingkat global.

IHSG ditutup menguat 103,54 poin atau 1,41 persen ke posisi 7.440,91. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,37 poin atau 1,25 persen ke posisi 759,94.

“IHSG rebound dari koreksi tajam sehari sebelumnya, yang dipicu oleh koreksi harga minyak mentah, penguatan indeks bursa Wall Street dan Asia, serta technical rebound,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Rarna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Pada perdagangan Selasa, pukul 16.35 WIB, harga minyak acuan jenis WTI tercatat turun 7,83 persen ke level 87,35 dolar AS per barel, sementara minyak jenis Brent turun 7,99 persen ke level 91,05 dolar AS per barel.

Ia mengatakan melemahnya harga minyak global seiring dengan potensi berakhirnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS), pasca Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan operasi militer terhadap Iran sudah “very complete”.

Data ekonomi dalam negeri, data penjualan ritel domestik tumbuh 5,7 persen year on year (yoy) pada Januari 2026, dari sebelumnya 3,5 persen pada Desember 2025, serta lebih baik dibandingkan perkiraan yang sebesar 4 persen (yoy).

Sementara itu, penjualan ritel pada Februari 2026 diperkirakan juga akan berakselerasi seiring dengan adanya Tahun Baru Imlek, dimulainya bulan Ramadan, serta menjelang Hari Raya Idul Fitri.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026