538 Orang Terjaring Razia Preman di Jateng
Rabu, 21 Juni 2017 21:42 WIB
Ilustrasi. Aksi tolak premanisme. (FOTO: ANTARA)
Semarang, ANTARA JATENG - Sebanyak 538 orang terjaring dalam kegiatan razia preman yang digelar kepolisian di berbagai wilayah di Jawa Tengah dalam dua pekan terakhir.
Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Jawa Tengah AKBP Agung Aris di Semarang, Rabu mengatakan, sebanyak 538 orang terjaring dalam razia penyakit masyarakat jelang Lebaran itu.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi sebagaimana instruksi Kapolri.
"Dari ratusan yang ditangkap itu, 17 orang di antaranya diproses pidana," katanya.
Latar belakang orang-orang yang diamankan tersebut bermacam-macam.
Adapun untuk 17 orang yang dijerat secara pidana diketahui melakukan pelanggaran berupa kepemilikan senjata tajam saat diamankan.
Mereka yang diamankan tersebut, kata dia, kemudian didata dan dibina.
"Kalau diketahui ada yang berasal dari luar Jawa Tengah akan dipulangkan ke daerah asalnya," katanya.
Ia menuturkan razia penyakit masyarakat tersebut akan terus dilakukan hingga sehari menjelang Lebaran.
"Diharapkan masyarakat nantinya dapat merayakan Lebaran dengan aman dan lancar," pungkasnya.
Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Jawa Tengah AKBP Agung Aris di Semarang, Rabu mengatakan, sebanyak 538 orang terjaring dalam razia penyakit masyarakat jelang Lebaran itu.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi sebagaimana instruksi Kapolri.
"Dari ratusan yang ditangkap itu, 17 orang di antaranya diproses pidana," katanya.
Latar belakang orang-orang yang diamankan tersebut bermacam-macam.
Adapun untuk 17 orang yang dijerat secara pidana diketahui melakukan pelanggaran berupa kepemilikan senjata tajam saat diamankan.
Mereka yang diamankan tersebut, kata dia, kemudian didata dan dibina.
"Kalau diketahui ada yang berasal dari luar Jawa Tengah akan dipulangkan ke daerah asalnya," katanya.
Ia menuturkan razia penyakit masyarakat tersebut akan terus dilakukan hingga sehari menjelang Lebaran.
"Diharapkan masyarakat nantinya dapat merayakan Lebaran dengan aman dan lancar," pungkasnya.
Pewarta : I.C. Senjaya
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakapolri berniat berdayakan preman pasar awasi protokol kesehatan
10 September 2020 16:09 WIB, 2020
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polresta Pati fasilitasi penyidik KPK untuk pemeriksaan saksi-saksi kasus OTT
29 January 2026 9:10 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB