Dukungan Sentimen Pasar, Harga Minyak AS Naik
Selasa, 28 Februari 2017 6:51 WIB
harga minyak mentah naik (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)
New York, ANTARA JATENG - Harga minyak berjangka Amerika Serikat (AS)
berakhir sedikit lebih tinggi pada Senin waktu setempat (Selasa pagi
WIB), saat para investor menunjukkan keyakinan mereka bahwa harga-harga
akan naik lebih jauh.
Menurut Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka AS (CFTC) pada Jumat (24/2), manajer-manajer uang meningkatkan bullish minyak mentah berjangka AS dan posisi-posisi pilihan dalam pekan yang berakhir 21 Februari ke tingkat tertinggi.
Namun para analis mengatakan kenaikan harga minyak AS dibatasi karena data menunjukkan persediaan minyak mentah di negara ini terus meningkat.
Rig-rig AS yang diklasifikasikan sebagai pengeboran minyak bertambah lima menjadi 602 rig pekan lalu menurut data yang dirilis oleh perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada Jumat (24/2). Ini adalah pertama kalinya rig minyak AS melampaui jumlah 600 sejak Oktober 2015.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman April naik 0,06 dolar AS menjadi menetap di 54,05 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara minyak mentah Brent North Sea yang menjadi patokan global untuk pengiriman April harganya turun 0,06 dolar AS menjadi ditutup pada 55,93 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian menurut warta kantor berita Xinhua.
Menurut Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka AS (CFTC) pada Jumat (24/2), manajer-manajer uang meningkatkan bullish minyak mentah berjangka AS dan posisi-posisi pilihan dalam pekan yang berakhir 21 Februari ke tingkat tertinggi.
Namun para analis mengatakan kenaikan harga minyak AS dibatasi karena data menunjukkan persediaan minyak mentah di negara ini terus meningkat.
Rig-rig AS yang diklasifikasikan sebagai pengeboran minyak bertambah lima menjadi 602 rig pekan lalu menurut data yang dirilis oleh perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada Jumat (24/2). Ini adalah pertama kalinya rig minyak AS melampaui jumlah 600 sejak Oktober 2015.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman April naik 0,06 dolar AS menjadi menetap di 54,05 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara minyak mentah Brent North Sea yang menjadi patokan global untuk pengiriman April harganya turun 0,06 dolar AS menjadi ditutup pada 55,93 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian menurut warta kantor berita Xinhua.
Pewarta : Antaranews
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog Banyumas mulai distribusikan minyak goreng Minyakita jelang Ramadhan
29 January 2026 11:51 WIB
Ahok konfirmasi kehadirannya dalam sidang korupsi tata kelola minyak mentah
27 January 2026 8:35 WIB
Bulog jamin ketersediaan stok beras dan minyak goreng di Banyumas selama Nataru
24 December 2025 18:44 WIB
Pemkab Banyumas dorong UMKM kembangkan produk turunan berbahan minyak sawit
24 November 2025 22:36 WIB