Obama jadi Nama Parasit
Sabtu, 10 September 2016 15:58 WIB
Presiden Amerika Serikat Barack Obama (REUTERS/Jonathan Ernst )
Miami Antara Jateng - Ilmuwan Amerika Serikat menemukan spesies baru parasit cacing pipih yang menginfeksi penyu di Malaysia dan menamainya dengan nama Barack Obama untuk menghormati presiden AS itu.
Cacing pipih yang dinamai Baracktrema obamai itu sangat tidak biasa karena nama itu bukan hanya untuk sebutan spesies baru tapi genusnya sendiri juga.
Menurut laporan Journal of Parasitology pada 8 September, "Ini pertama kalinya tindakan semacam itu diambil untuk kelompok parasit penyu dalam 21 tahun."
Dilansir AFP, spesies ini ditemukan Thomas Platt, ahli pada bidang parasit penyu yang baru-baru ini pensiun dari Saint Mary's College di negara bagian Indiana.
Dia terinsipirasi untuk menamakannya sesuai dengan Obama, sebagian karena cacing ini "menghadapi rintangan berat untuk menyelesaikan perjalanan mereka dan harus melawan sistem kekebalan inangnya untuk tumbuh dewasa dan bereproduksi".
Itu juga dipengaruhi oleh penelitian silsilah Platt yang menelusuri keluarganya dan keluarga presiden AS itu ternyata memiliki nenek moyang sama.
"Saya sudah menamai beberapa spesies berdasarkan orang-orang yang saya kagumi, mulai dari ayah mertua saya, dan teman baik yang merupakan akademisi dan/atau naturalis amatir,†kata Platt. "Baracktrema obamai akan bertahan selama ada sistematika yang mempelajari organisme luar biasa ini."
Para ilmuwan berharap penemuan itu akan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menambahkan penelitian mengenai cacing pipih terkait yang bisa menyebabkan schistosomiasis, penyakit yang menginfeksi puluhan juta orang per tahun di seluruh dunia dan bisa mematikan.
Cacing pipih yang dinamai Baracktrema obamai itu sangat tidak biasa karena nama itu bukan hanya untuk sebutan spesies baru tapi genusnya sendiri juga.
Menurut laporan Journal of Parasitology pada 8 September, "Ini pertama kalinya tindakan semacam itu diambil untuk kelompok parasit penyu dalam 21 tahun."
Dilansir AFP, spesies ini ditemukan Thomas Platt, ahli pada bidang parasit penyu yang baru-baru ini pensiun dari Saint Mary's College di negara bagian Indiana.
Dia terinsipirasi untuk menamakannya sesuai dengan Obama, sebagian karena cacing ini "menghadapi rintangan berat untuk menyelesaikan perjalanan mereka dan harus melawan sistem kekebalan inangnya untuk tumbuh dewasa dan bereproduksi".
Itu juga dipengaruhi oleh penelitian silsilah Platt yang menelusuri keluarganya dan keluarga presiden AS itu ternyata memiliki nenek moyang sama.
"Saya sudah menamai beberapa spesies berdasarkan orang-orang yang saya kagumi, mulai dari ayah mertua saya, dan teman baik yang merupakan akademisi dan/atau naturalis amatir,†kata Platt. "Baracktrema obamai akan bertahan selama ada sistematika yang mempelajari organisme luar biasa ini."
Para ilmuwan berharap penemuan itu akan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menambahkan penelitian mengenai cacing pipih terkait yang bisa menyebabkan schistosomiasis, penyakit yang menginfeksi puluhan juta orang per tahun di seluruh dunia dan bisa mematikan.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tabligh Akbar UMS hadirkan Wamen PPMI, ajak mahasiswa jadi pemuda berdaya untuk bangsa
06 March 2026 9:34 WIB
Assalaam Observatory jadi host utama pengamatan nasional Gerhana Bulan Total
03 March 2026 21:40 WIB
Bupati: 21 gunungan warnai hari jadi tiga abad Grobogan disertai harapan & doa
03 March 2026 14:05 WIB
TK Kemala Bhayangkari Jepara direkomendasi jadi rintisan sekolah kurikulum kemaritiman
02 March 2026 19:20 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta sebut kepatuhan pajak jadi fondasi pembangunan daerah
18 February 2026 17:13 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB