Pelelangan Ikan di TPI Pekalongan kembali Ramai
Rabu, 20 Juli 2016 12:06 WIB
Seorang nelayan memilih ikan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara, Pekalongan, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Pradita Utama)
Pekalongan, Antara Jateng - Aktivitas lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pascalebaran ramai meski kondisi perairan Laut Jawa cenderung buruk.
Kepala TPI Kota Pekalongan, Ksim Sumadi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa usai masa libur Lebaran, aktivitas lelang ikan sejak 14-20 Juli 2016 tetap ramai bahkan transaksi lelang ikan mencapai rata-rata Rp1 miliar per hari.
"Transaksi lelang ikan pada Selasa (19/7) mencapai lebih Rp1 miliar. Adapun lelang ikan pada hari ini (Rabu) belum sempat dihitung," katanya.
Menurut dia, aktivitas lelang ikan pascalebaran didominasi oleh kapal-kapal berbobot di atas 30 grosston hingga 60 grisstone (GT) yang dilengkapi dengan freezer.
"Saat ini kapal freezer sudah mulai masuk ke pelabuhan dan bersiap membongkar hasil tangkapan ikannya. Oleh karena aktivitas lelang ikan cukup ramai," katanya.
Ia mengatakan akibat kondisi buruk aktivitas nelayan jenis kapal "Arek-Arek" atau berbobot di bawah 30 GT masih "stand by" sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Kendati demikian, kata dia, pihak TPI optimistis terget pendapatan asli daerah (PAD) 2016 sebesar Rp4,9 miliar tetap tercapai.
"Kami optimistis target PAD 2016 akan tercapai karena aktivitas lelang ikan juga ramai sejak pascalebaran," katanya.
Kepala TPI Kota Pekalongan, Ksim Sumadi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa usai masa libur Lebaran, aktivitas lelang ikan sejak 14-20 Juli 2016 tetap ramai bahkan transaksi lelang ikan mencapai rata-rata Rp1 miliar per hari.
"Transaksi lelang ikan pada Selasa (19/7) mencapai lebih Rp1 miliar. Adapun lelang ikan pada hari ini (Rabu) belum sempat dihitung," katanya.
Menurut dia, aktivitas lelang ikan pascalebaran didominasi oleh kapal-kapal berbobot di atas 30 grosston hingga 60 grisstone (GT) yang dilengkapi dengan freezer.
"Saat ini kapal freezer sudah mulai masuk ke pelabuhan dan bersiap membongkar hasil tangkapan ikannya. Oleh karena aktivitas lelang ikan cukup ramai," katanya.
Ia mengatakan akibat kondisi buruk aktivitas nelayan jenis kapal "Arek-Arek" atau berbobot di bawah 30 GT masih "stand by" sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Kendati demikian, kata dia, pihak TPI optimistis terget pendapatan asli daerah (PAD) 2016 sebesar Rp4,9 miliar tetap tercapai.
"Kami optimistis target PAD 2016 akan tercapai karena aktivitas lelang ikan juga ramai sejak pascalebaran," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kudus tebar benih ikan di saluran sekunder untuk kampanye kebersihan sungai
10 April 2026 15:33 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Potensi besar VKTR bangun ekosistem industri kendaraan listrik nasional di Jateng
11 May 2026 20:09 WIB