Peneliti Temukan Pendahulu Predator Raksasa
Selasa, 15 Maret 2016 12:49 WIB
Para peneliti pada Senin mengatakan dinosaurus Periode Cretaceous seukuran kuda yang dinamai Timurlengia euotica, yang menjelajahi Asia Tengah 90 juta tahun lalu, memberi petunjuk mengenai garis keturunan yang disebut tyrannosaurus yang memuncak dengan T. rex, yang berkeliaran di Amerika Utara lebih dari 20 juta tahun kemudian.
Para peneliti menggunakan pemindai CT untuk melihat bagian dalam rongga otak Timurlengia dan secara digital menyusun kembali otak, sinus, syaraf, pembuluh darah dan bagian dalam telinganya.
Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, susunan bagian dalam telinganya mengindikasikan bahwa Timurlengia, seperti T. rex, unggul dalam mendengar suara dengan frekuensi rendah.
Timurlengia relatif kecil tapi memiliki otak yang lebih berkembang dan indra predator puncak raksasa seperti Tyrannosaurus rex yang hidup pada akhir era dinosaurus, kata ahli paleontologi Steve Brusatte dari University of Edinburgh di Skotlandia.
"Ini memberitahu kita bahwa tyrannosaurus lebih pintar sebelum mereka menjadi besar," katanya.
Sifat-sifat ini berguna ketika tyrannosaurus mendapat kesempatan menduduki puncak rantai makanan dan menjadi sangat besar setelah kelompok-kelompok dinosaurus predator besar menghilang.
Timurlengia, yang dinamai seperti penakluk Asia Tengah pada Abad Ke-14 Tamerlane, panjangnya tiga sampai empat meter dan beratnya sekitar 270 kilogram. T. rex panjangnya mencapai 13 meter dan beratnya tujuh ton.
Ahli paleontologi Hans-Dieter Sues dari Smithsonian Institution's National Museum of Natural History di Washington mengatakan Timurlengia adalah pemburu berkaki panjang yang gesit dan mungkin pelari yang lebih baik daripada T. rex.
"Timurlengia akan menjadi mahluk yang menakutkan, seperti singa cukup menakutkan bagi kita," kata Brusatte.
"Tapi jika kau entah bagaimana terbawa ke dimensi alternatif dan punya pilihan antara menghadapi Timurlengia atau T. rex, kau akan memilih Timurlengia."
Tyrannosaurus muncul sekitar 170 juta tahun lalu dan mulanya seukuran orang.
Sebelum penemuan Timurlengia, ada celah dalam catatan fosil tyrannosaurus antara sekitar 100 dan 80 juta tahun lalu yang menyisakan pertanyaan tentang evolusi mereka.
Fakta bahwa Timurlengia masih relatif kecil 80 juta tahun setelah tyrannosaurus pertama muncul menunjukkan dengan ukuran sangat besar, pada akhir sejarah evolusi mereka.
"Tyrannosaurus hanya menjadi sangat besar sekitar 80 juta tahun lalu," kata Sues seperti dilansir kantor berita Reuters.
Para peneliti menggunakan pemindai CT untuk melihat bagian dalam rongga otak Timurlengia dan secara digital menyusun kembali otak, sinus, syaraf, pembuluh darah dan bagian dalam telinganya.
Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, susunan bagian dalam telinganya mengindikasikan bahwa Timurlengia, seperti T. rex, unggul dalam mendengar suara dengan frekuensi rendah.
Timurlengia relatif kecil tapi memiliki otak yang lebih berkembang dan indra predator puncak raksasa seperti Tyrannosaurus rex yang hidup pada akhir era dinosaurus, kata ahli paleontologi Steve Brusatte dari University of Edinburgh di Skotlandia.
"Ini memberitahu kita bahwa tyrannosaurus lebih pintar sebelum mereka menjadi besar," katanya.
Sifat-sifat ini berguna ketika tyrannosaurus mendapat kesempatan menduduki puncak rantai makanan dan menjadi sangat besar setelah kelompok-kelompok dinosaurus predator besar menghilang.
Timurlengia, yang dinamai seperti penakluk Asia Tengah pada Abad Ke-14 Tamerlane, panjangnya tiga sampai empat meter dan beratnya sekitar 270 kilogram. T. rex panjangnya mencapai 13 meter dan beratnya tujuh ton.
Ahli paleontologi Hans-Dieter Sues dari Smithsonian Institution's National Museum of Natural History di Washington mengatakan Timurlengia adalah pemburu berkaki panjang yang gesit dan mungkin pelari yang lebih baik daripada T. rex.
"Timurlengia akan menjadi mahluk yang menakutkan, seperti singa cukup menakutkan bagi kita," kata Brusatte.
"Tapi jika kau entah bagaimana terbawa ke dimensi alternatif dan punya pilihan antara menghadapi Timurlengia atau T. rex, kau akan memilih Timurlengia."
Tyrannosaurus muncul sekitar 170 juta tahun lalu dan mulanya seukuran orang.
Sebelum penemuan Timurlengia, ada celah dalam catatan fosil tyrannosaurus antara sekitar 100 dan 80 juta tahun lalu yang menyisakan pertanyaan tentang evolusi mereka.
Fakta bahwa Timurlengia masih relatif kecil 80 juta tahun setelah tyrannosaurus pertama muncul menunjukkan dengan ukuran sangat besar, pada akhir sejarah evolusi mereka.
"Tyrannosaurus hanya menjadi sangat besar sekitar 80 juta tahun lalu," kata Sues seperti dilansir kantor berita Reuters.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD Jepara temukan dua korban tenggelam di Air Terjun Watu Bobot kondisi meninggal dunia
28 March 2026 16:26 WIB
Tim gabungan temukan tiga santriwati terseret arus Sungai Lusi Blora meninggal
12 December 2025 18:58 WIB
Tim SAR gabungan temukan dua korban tanah longsor Banjarnegara di hari ketujuh
23 November 2025 8:38 WIB
Tim SAR gabungan kembali temukan dua korban tanah longsor Cilacap pada hari ketujuh
19 November 2025 14:08 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Inovasi sampo antiketombe berbasis jeruk nipis, tim UMS raih Silver Medal JISF 2026
02 May 2026 14:40 WIB
Kudus kirim 9 ton bahan bakar alternatif dari residu sampah ke PT Semen Indonesia
29 April 2026 10:15 WIB
PILARS Sekolah Vokasi Undip sajikan desain interior di Musda HDII Jateng 2026
14 April 2026 12:29 WIB