"Alhamdulillah setelah digenjot ada kemajuan karena saat ini, kami mampu menyerap 500-700 ton gabah per hari atau meningkat dari sebelumnya yang berkisar 100-300 ton per hari," kata pejabat Humas ...
"Saat ini jumlah serapan Bulog setiap hari mencapai 3.000 ribu ton/hari, ada peningkatan cukup signifikan dari minggu sebelumnya yang mencapai 2.000-2.500 ton/hari," kata Kepala Bulog Divre Jateng ...
"Pengadaan gabah ini kami pastikan terus bertambah pada April 2015 seiring sejumlah daerah sedang memasuki masa panen," katanya di Pekalongan, Rabu. Menurut dia, pengadaan gabah yang kini ...
"Saya sedang mempersiapkan anak perusahaan di BUMN pupuk untuk bisa membeli beras di luar harga pemerintah. Jadi, kita akan memanfaatkan dana komersial untuk dapat menyerap beras petani yang tidak ...
"Kami mendengar bahwa beberapa tempat di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah panen. Terus dibilang bahwa Bulog belum masuk, jadi saya langsung datang," kata Rini kepada wartawan usai panen padi di Desa ...
"Hingga saat ini penyerapan yang dilakukan Bulog Banyumas telah mencapai kisaran 2.000 ton setara beras," kata pejabat Humas Bulog Banyumas M.Priyono di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin. ...
"Pada kurun waktu 17 Maret-14 April serapan beras yang dilakukan Bulog hampir mencapai 10 ribu ton," kata Kepala Bulog Divre Jateng Damin Hartono di Semarang, Selasa. Menurut dia, Bulog ...
"Banyaknya penyerapan (pembelian) oleh para pedagang dari Jabar dikarenakan penyerapan yang dilakukan Bulog di provinsi itu tidak terlalu ketat. Setiap harinya ada 50 truk yang mengangkut hasil panen ...
"Saat awal panen, harga GKP sebesar Rp5.200/kg dan selanjutnya turun menjadi Rp4.500/kg, sekarang Rp3.800/kg," kata salah seorang petani, Supar (56) di Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, ...
"Impor hanya dilakukan ketika krisis dan saat ini harga beras sudah mulai turun sehingga tidak perlu ada impor," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Senin. Pihaknya mengaku ...