Logo Header Antaranews Jateng

Pengadaan Gabah Bulog Pekalongan Capai 2.600 Ton

Rabu, 22 April 2015 11:13 WIB
Image Print
Ilustrasi - Menteri Negara BUMN Rini Soemarno mengangkat padi yang telah di panen pada pemantaunan panen padi di Desa Sidamulya, Kemranjen, Banyumas, Jateng, Selasa (21/4). Kedatangan Rini Soemarno untuk melakukan sidak penyerapan pangan oleh Bulog d

"Pengadaan gabah ini kami pastikan terus bertambah pada April 2015 seiring sejumlah daerah sedang memasuki masa panen," katanya di Pekalongan, Rabu.

Menurut dia, pengadaan gabah yang kini masih terus dilakukan oleh satgas dan para mitra kerja, stok beras yang dimiliki bulog masih mencukupi kebutuhan warga miskin hingga tiga bulan ke depan.

"Pengadaan gabah masih sedang berjalan sehingga kami berharap produksi beras akan terus membaik hingga akhir tahun ini," katanya.

Ia mengatakan sejumlah sentra daerah penghasil gabah di eks-Keresidenan Pekalongan, antara lain Kabupaten Brebes, Pemalang, Batang, dan Kabupaten Tegal.

"Sedang beras raskin yang dudah didistribusikan kepada warga pada Januari 2015 sebanyak 7.500 ton, Februari 8.500 ton, dan Maret 7.500 ton. Untuk April 2015 masih dalam proses berjalan," katanya.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi kerusakan beras di gudang, bulog melakukan fumigasi setiap tiga bulan sekali.

Kendati demikian, kata dia, fumigasi juga akan dilakukan lebih intens lagi, yaitu dua bulan sekali dengan pertimbangan melihat keadaan kondisi.

"Kondisi akan berpengaruh terhadap beras yang disimpan di gudang. Oleh karena itu, kami akan melakukan fumigasi dengan obat pembasmi hama secara periodik," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026