
Hasil Verifikasi Honorer K II Kudus Dipanjang di Alun-Alun

Pengumuman tersebut dipasang di pojok Alun-alun Kudus dengan ukuran yang cukup besar sebagai wujud transparansi Pemerintah Kabupaten Kudus terhadap validitas tenaga honorer yang mengikuti proses seleksi tes CPNS.
Di dalam pengumuman yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus selaku Ketua Tim Verifikasi dan Pemberkasan Usul Penetapan NIP CPNSD bagi Tenaga Honorer Kategori II untuk Formasi 2013 dan 2014, Noor Yasin, tercatat ada 122 tenaga honorer yang dinyatakan lulus. Padahal, jumlah tenaga honorer kategori II yang mengikuti tes seleksi CPNS 2014 tercatat 504 dan 206 orang di antaranya lulus seleksi.
Dari 206 tenaga honorer yang lolos setelah dilakukan verifikasi dan pemberkasan sebanyak 122 orang, sedangkan 84 orang di antaranya dinyatakan tidak lolos.
Bupati Kudus Musthofa di Kudus, Senin, mengatakan bahwa pemasangan pemungumuman hasil verifikasi tenaga honorer kategori II tersebut sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat menyusul polemik yang berkembang soal tenaga honorer kategori II selama ini.
"Tidak ada yang ditutupi soal tenaga honorer kategori II tersebut," ujarnya.
Pengumuman tersebut, lanjut dia, sekaligus jawaban terhadap anggapan sejumlah pihak soal tenaga honorer yang mengikuti proses seleksi tes CPNS tidak transparan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kudus Joko Triyono mengatakan bahwa dari 206 tenaga honorer yang menjadi sasaran verifikasi, yang hadir hanya 153 orang.
Dari 153 orang yang mengikuti verifikasi, katanya, terdapat 31 orang yang tidak memenuhi persyaratan sehingga yang diumumkan lolos verifikasi dan pemberkasan tenaga honorer kategori II sebanyak 122 orang.
"Kami juga mencatat ada satu tenaga honorer yang mengundurkan diri tanpa memberikan alasan," ujarnya.
Pemberkasan administrasi tenaga honorer kategori II yang lolos seleksi tes CPNS tersebut, kata dia, dilakukan di sekretariat yang di pusatkan di BKD Kudus mulai 15--24 April 2014 serta pemeriksaan khusus dari Inspektorat sejak satu bulan sebelumnya.
Meski demikian, kata dia, masyarakat bisa melakukan sanggahan dengan mengirimkan surat resmi kepada BKD Kudus melalui jasa pengiriman pos, sedangkan batas maksimal pengajuan sanggahan pada tanggal 1 Mei 2014.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, puluhan tenaga honorer kategori II di Kabupaten Kudus yang tidak lolos tes seleksi CPNS melakukan sejumlah aksi dan mengadu ke sejumlah pihak.
Puluhan tenaga honorer kategori II--yang dalam memperjuangkan haknya didampingi Konsorsium Masyarakat untuk Kudus Bersih (KMKB)--menduga banyak terjadi manipulasi data tenaga honorer kategori II yang mengikuti proses seleksi tes CPNS.
Dari 504 tenaga honorer kategori II yang mengikuti tes seleksi CPNS 2014, terdapat 206 orang yang lolos. Akan tetapi, dari jumlah yang lolos, hanya 33 orang tenaga honorer yang benar-benar sesuai dengan fakta dan data tenaga honorer kategori dua.
Selebihnya, sebanyak 173 orang dianggap sebagai tenaga honorer yang masih diragukan masa kerjanya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
