
300 Polisi Diterjunkan Amankan UN di Solo

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah, di Solo, Senin, mengatakan, pihaknya menurunkan 297 petugas baik mengenakan seragam maupun pakaian sipil untuk mengantisipasi kebocoran UN.
Menurut dia, polisi melakukan pengawalan sejak mengambil naskah UN dari Semarang ke penyimpanan sementara di SMK Negeri 2 Surakarta hingga pendistribusian ke lokasi ujian atau sekolah-sekolah. Polisi kini sedang mengamanan pendistribusian naskah dan pelaksanaan ujian di sekolah-sekolah.
Ia menjelaskan, pihaknya mengamankan naskah UN bersama dua petugas lainnya yakni panitia penyelenggara ujian dan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Surakarta.
"Kunci lokasi penyimpanan naskah UN dipegang tiga petugas yakni kepolisian, panitia UN, dan Disikpora setempat. Dan untuk membukanya harus ada ketiga elemen itu," katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya mengamanan pelaksanaan di sekolah-sekolah dengan menurunkan para Polwan baik dengan seragam lengkap maupun sipil. Hal ini, untuk memantau adanya kecurangan dalam pelaksanaan UN.
"Namun, pihak sekolah atau Disdisdikpora juga sudah ada tata tertib pelaksanaan UN. Sehingga, adanya kecurangan UN diharapkan tidak ada," katanya.
Menurut Ketua Panitia UN, Ario Widyandoko yang juga selaku Sekretaris Disdikpora Kota Surakarta, jumlah peserta UN di Kota Solo yang mulai digelar Senin ini, sebanyak 14.035 siswa. Mereka terdiri dari 6.198 peserta SMA, 7.802 peserta asal SMK, dan 35 siswa LSB.
Ario Widyandoko mengatakan, UN dilaksanakan secara serentak di sekolah-sekola, Senin ini, dengan mata pelajarana untuk SMA jurusan IPA yakni Bahasa Indonesia dan Biologi. SMA jurusan IPS dengan mata pelajara Bahasa Indonesia dan Geografi, Bahasa (Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia).
Menurut dia, soal antisiapsi pengamanan sudah dilakukan bersama aparat keamanan (Polisi) sejak pengambilan naskah UN dari Seamrang ke penyimpanan sementara hingga pendistribusian ke sekolah-sekolah. Sehingga, pihaknya melakukan pemantauan hingga sekarang tetap aman.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
