Logo Header Antaranews Jateng

Bulog: Tidak Ada Beras Impor di Jateng

Minggu, 2 Februari 2014 18:36 WIB
Image Print
ilustrasi


"Tidak ada beras impor di Jateng. Kami sudah optimal melakukan penyerapan beras dan gabah milik petani," kata Kepala Bulog Divre Jateng Witono di Semarang, Minggu.

Witono menjelaskan bahwa sudah dua tahun ini, Bulog tidak pernah melakukan impor dan dengan penyerapan beras serta gabah secara maksimal diharapkan pada tahun 2014 juga kembali tidak dilakukan impor beras.

Jawa Tengah, lanjut Witono, merupakan daerah swasembada dan pemasok beras secara nasional dan stok beras saat ini cukup hingga September 2014.

Bulog Jateng pada Januari, telah melakukan penyerapan 180 ton beras di Pati dan Pekalongan, sedangkan prognosa tahun ini sebanyak 780 ribu ton.

Pada tahun 2013, dari prognosa tercapai 694 ribu ton atau 89,27 persen, sementara di tahun 2012 realisasinya melampaui target 779 ribu ton atau 111 persen.

Ia menambahkan karena Jateng sebagai daerah pemasok beras secara nasional, Bulog juga telah memasok beras ke sejumlah daerah.

Sementara untuk meningkatkan penyerapan beras dan gabah petani, Bulog Jateng juga telah bekerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi).

KTNA yang memiliki 24.781 anggota se-Jateng tersebut menjadikan pengadaan gabah dan beras dapat lebih optimal, sedangkan penggilingan dapat dilakukan oleh Perpadi.



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026