Logo Header Antaranews Jateng

Relawan gabungan padamkan kebakaran lereng Gunung Sindoro

Sabtu, 5 September 2026 22:59 WIB
Image Print
Para relawan setelah memadamkan kebakaran hutan kawasan Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jateng, Sabtu (5/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Temanggung

Temanggung (ANTARA) - Personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Perum Perhutani, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan kebakaran terjadi di kawasan hutan Perum Perhutani, Petak 11 J, Blok Seceker, RPH Kwadungan, BKPH Temanggung, KPH Kedu Utara, wilayah administratif Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo.

"Api berhasil dipadamkan berkat kesigapan personel gabungan yang langsung bergerak setelah menerima informasi adanya asap di kawasan hutan," katanya.

Ia menjelaskan informasi awal mengenai adanya asap diterima sekitar pukul 14.12 WIB dari KRPH Jumprit Nur Sulis.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.35 WIB, petugas kembali memperoleh informasi dari masyarakat Desa Katekan terkait adanya asap di kawasan hutan.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas terkait untuk segera dilakukan penanganan.

Personel gabungan selanjutnya bergerak menuju lokasi yang dilaporkan terdapat titik api di kawasan hutan Gunung Sindoro.

Setibanya di Petak 11 J, petugas menemukan beberapa titik api yang kemudian langsung dilakukan upaya pemadaman.

"Petugas melakukan pemadaman dengan membuat ilaran atau sekat bakar dan pemadaman langsung ke titik api menggunakan peralatan yang tersedia," katanya.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel gabungan dengan melibatkan unsur BPBD, TNI, Polri, Perum Perhutani, relawan, dan warga sekitar.

Ia menjelaskan berkat kesigapan dan kerja sama seluruh personel, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.03 WIB.

Setelah api padam, petugas melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026