Logo Header Antaranews Jateng

Masa Panen, Harga Kopi Arabika Melorot Tajam

Kamis, 20 Juni 2013 16:28 WIB
Image Print
Ilustrasi - HARGA KOPI ARABIKA ANJLOK. Seorang warga memanen kopi Arabika di perladangan lereng Gunung Sindoro Desa Tlahab, Kledung, Jawa Tengah, Rabu (13/6). Sejak sebulan terakhir harga kopi Arabika anjlok dari Rp6.500 menjadi Rp4.800 per kilogram

Seorang petani kopi Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Muhtarom, di Temanggung, Kamis, menyebutkan, harga kopi arabika pada awal musim panen tahun 2012 mencapai Rp4.500 per kilogram, namun sekarang hanya Rp2.300 per kilogram.

Ia menuturkan, harga kopi arabika di awal musim panen 2013 lebih rendah dibanding harga tahun lalu, padahal produksi kopi tahun ini lebih sedikit dibanding tahun lalu.

"Biasanya kalau produksinya sedikit harga akan naik, tetapi sekarang produksinya turun harganya juga ikut turun," katanya.

Menurut dia, kopi arabika mempunyai kualitas yang lebih bagus dibanding dengan kopi jenis lain. Aroma dan rasa kopi arabika juga lebih harum dan mempunyai cita rasa yang lebih jika dibanding dengan jenis kopi lainnya.

Ia mengatakan, selisih harga antara kopi arabika dengan kopi jenis lainnya tidak jauh berbeda sehingga banyak petani kopi yang mengeluhkan hal tersebut.

"Berdasarkan informasi yang saya dapat, kopi arabika ini mutunya lebih bagus, tapi harganya hampir sama dengan kopi jenis lain, seharusnya harganya bisa lebih tinggi dari kopi jenis lainnya, bahkan harganya kadang di bawah jenis kopi lainnya," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026