Logo Header Antaranews Jateng

BNN Jateng menggandeng Lanal Semarang cegah penyelundupan narkoba

Sabtu, 11 April 2026 14:09 WIB
Image Print
Kepala BNN Jawa Tengah Toton Rasyid (kiri) beraudiensi dengan Komandan Lanal Semarang Kolonel Sabprowanto (kanan), di Semarang, Jateng, Jumat (10/4/2026). ANTARA/HO-BNN Jateng

Semarang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah menggandeng Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang dalam upaya mencegah masuknya narkoba yang memanfaatkan wilayah perairan sebagai jalur distribusi.

Kepala BNN Jawa Tengah Toton Rasyid, di Semarang, Jumat, mengatakan jalur laut saat ini menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba.

Menurut dia, sindikat narkotika terus mencari celah, termasuk memanfaatkan wilayah perairan Indonesia.

"Jalur laut memiliki kerentanan yang tinggi jika tidak diawasi secara optimal," katanya.

Ia menjelaskan sindikat narkotika bekerja dengan pola semakin canggih, terorganisasi, dan lintas negara.

Oleh karena itu, menurut dia, penguatan sinergi dengan TNI Angkatan Laut menjadi kebutuhan strategis.

Ia menambahkan kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam membangun sistem pengawasan yang solid dan berlapis.

Sementara Komandan Lanal Semarang Kolonel Sabprowanto menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah perairan

"Jalur laut kerap dimanfaatkan oleh jaringan internasional karena dianggap memiliki celah pengawasan. Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut memiliki tanggung jawab untuk memastikan wilayah perairan tidak menjadi pintu masuk bagi peredaran narkoba," katanya.

Ia menegaskan upaya konkret akan dilakukan dalam pelaksanaan operasi di lapangan.

"Penguatan patroli laut, deteksi dini, serta pertukaran informasi intelijen akan kami optimalkan. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi ancaman dapat diantisipasi sedini mungkin," katanya.

Baca juga: BNN Purbalingga hadirkan layanan rehabilitasi narkoba hingga tingkat desa



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026