
Solar Dibatasi, Organda Banyumas Mogok Operasi

"Aksi mogok tersebut sudah kami rencanakan untuk digelar pada hari Rabu (24/4). Kami sudah beritahukan rencana mogok ini kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas, DPRD, dan kepolisian," kata Sekretaris Organda Banyumas Is Heru Permana, di Purwokerto, Selasa.
Aksi mogok ini, kata dia, akan diikuti sekitar 100 angkutan umum baik angkutan penumpang maupun barang dan dilaksanakan di sepanjang Jalan Gerilya, Purwokerto.
Kendati demikian, dia memastikan aksi mogok ini akan berjalan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Bahkan, lanjut dia, aksi mogok ini digelar setelah angkutan penumpang melayani anak sekolah atau sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurut dia, aksi mogok ini digelar karena awak angkutan sulit mendapatkan solar bersubsidi sejak adanya pembatasan bahan bakar minyak tersebut.
"Selama ini, awak angkutan umum mengeluhkan sulit mendapatkan solar bersubsidi akibat adanya kebijakan pembatasan BBM tersebut. Kalaupun ada, pembeliannya hanya dibatasi maksimal Rp200 ribu, kadang hanya Rp100 ribu," kata dia menegaskan.
Selain itu, kata dia, kebijakan pembatasan solar bersubsidi tidak pernah disosialisasikan sehingga mengejutkan awak angkutan.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
