Logo Header Antaranews Jateng

Persibangga Optimistis Lolos Divisi Utama LPIS

Minggu, 24 Februari 2013 20:31 WIB
Image Print

"Saat ini, sejumlah persyaratan verifikasi sudah mulai kami lengkapi," kata Chief Eksekutif Officer (CEO) PT Persibangga Sportama H. Rohman Supriyadi di Purbalingga, Minggu.

Menurut dia, pihaknya sudah menemui jajaran pengurus LPIS di Sekretariat PSSI guna membahas verifikasi tersebut.

Dari hasil verifikasi awal, kata dia, Persibangga memiliki peluang besar untuk lolos mengikuti kompetisi liga profesional tersebut.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa ada beberapa persyaratan yang harus segera dilengkapi di antaranya pernyataan kesiapan Stadion Goentoer Darjono menjadi "home base" bagi tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman itu.

"Kekurangan kelengkapan verifikasi akan kami kirimkan pada hari Senin (25/2)," katanya.

Lebih lanjut, Rohman mengatakan bahwa "kick off" Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama LPIS 2013 rencananya pada tanggal 30 Maret.

Akan tetapi, kata dia, hingga saat ini belum ada kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah partai pembukaan Divisi Utama LPIS 2013.

Menurut dia, ada empat kontestan yang menawarkan diri sebagai tuan rumah "kick off" kompetisi, yakni Persibangga Purbalingga, Persis Solo versi Indonesia Premier League (IPL), PSS Sleman, dan PSIS versi IPL.

"Siapa yang ditunjuk belum ditentukan, semuanya masih menunggu hasil verifikasi. Jika Persibangga lolos verifikasi, kami akan menawarkan diri sebagai tuan rumah partai pembuka," kata dia menegaskan.

Ia mengatakan bahwa keinginan Persibangga sebagai tuan rumah disebabkan adanya kesiapan sarana dan prasarana, termasuk daya dukung lainnya, seperti antusiasme suporter.

Sementara itu, Manajer Persibangga Dony Eriawan mengatakan bahwa para pemain sudah mulai latihan bersama meskipun belum terikat kontrak.

Akan tetapi, kata dia, para pemain Persibangga sudah sepakat untuk tetap memperkuat tim kebanggaan Purbalingga ini.

"Insya Allah, kami lolos verifikasi. Setelah itu, kami langsung membuat kontrak dengan pemain," katanya.



Pewarta :
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026