Logo Header Antaranews Jateng

Kantor Imigrasi Segera Periksa Imigran Asal Srilanka

Selasa, 29 Januari 2013 15:05 WIB
Image Print
Ilustrasi - Imigran asal Srilanka (Foto ANTARA)

"Kita proses di sini dan selanjutnya akan dikirim ke Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Semarang," kata dia kepada wartawan saat memantau imigran asal Srilanka yang dievakuasi ke eks Kantor Imigrasi Cilacap, di Jalan S Parman, Cilacap, Selasa siang.

Kendati demikian, dia mengatakan, pihaknya masih menunggu petugas dari "International Organization for Migration (IOM)" dan "United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR)" yang akan mendampingi para imigran asal Srilanka ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan, jumlah imigran asal Srilanka secara keseluruhan sebanyak 25 orang, dua di antaranya masih anak-anak.

Akan tetapi, kata dia, satu orang di antaranya dilaporkan hilang karena menceburkan diri ke laut sekitar tiga hari lalu.

"Jadi yang kita evakuasi sebanyak 24 orang, dua di antaranya telah meninggal dunia, laki-laki dan perempuan, serta dua orang lainnya sakit sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit," katanya.

Menurut dia, dua orang yang sakit merupakan ibu dan anak sehingga ditemani bapaknya.

Dengan demikian, kata dia, jumlah imigran yang dievakuasi dari Pulau Nusakambangan ke eks Kantor Imigrasi Cilacap sebanyak 19 orang yang terdiri 16 laki-laki dewasa, dua perempuan dewasa, dan seorang anak laki-laki.

Terkait kronologi kejadian, Syamsul mengatakan, berdasarkan keterangan dari salah seorang imigran yang bisa berbahasa Inggris, mesin kapal yang mereka tumpangi mati saat saat hampir memasuki wilayah Australia.

"Kapal tersebut terapung-apung di laut hingga akhirnya ditemukan nelayan asal Cilacap. Nelayan tersebut selanjutnya melapor kepada petugas Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Nusakambangan, yang diteruskan ke Polres Cilacap," katanya.

Ia mengatakan, petugas gabungan segera melakukan upaya evakuasi meskipun sempat terganggu gelombang pasang.

Setelah dievakuasi dari laut, kata dia, seluruh imigran dititipkan di Lapas Pasir Putih sebelum dibawa ke eks Kantor Imigrasi Cilacap.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026